Kamis 22 September 2022, 22:54 WIB

Pemda Diminta Tingkatkan Cakupan Vaksinasi Dosis Booster

mediaindonesia.com | Humaniora
Pemda Diminta Tingkatkan Cakupan Vaksinasi Dosis Booster

DOK.MI
Ilustrasi vaksinasi covid-19

 

KORDINATOR Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

"Dimohon kepada seluruh pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan vaksin booster dan segera mengidentifikasi serta mendorong warganya yang belum booster," ujarnya dalam konferensi pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (22/9).

Ia mengatakan, vaksinasi booster perlu untuk terus dikejar, salah satu caranya yakni dengan menegakkan peraturan yang mengharuskan masyarakat untuk vaksin booster agar dapat mengakses fasilitas publik.

"Namun sekali lagi, kesadaran untuk vaksin booster kembali pada masing-masing individu sebagai tanggung jawab untuk melindungi diri sendiri dan orang lain," tuturnya.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menganggap remeh covid-19 karena kasus kematian di Indonesia relatif masih tinggi.

"Tingkat kematian mingguan di Indonesia masih di atas 100 jiwa, kematian karena covid-19 bukanlah sekedar angka tanpa makna," katanya.


Baca juga: 68,94% Lansia sudah Divaksinasi Lengkap


Melalui vaksinasi, lanjut dia, masyarakat dapat mencegah keparahan atau kematian akibat covid-19.

"Pada prinsipnya pencegahan lebih penting dibandingkan pengobatan, sehingga peran masyarakat untuk saling mengingatkan adalah cara yang paling efektif untuk kita lakukan bersama," katanya.

Data Satgas Covid-19 yang diterima di Jakarta, Kamis, mencatat jumlah penduduk yang telah mendapat suntikan tiga dosis vaksin covid-19 mencapai total 62.968.993 orang.

Dengan demikian maka tercatat, suntikan dosis penguat vaksin covid-19 sudah diberikan pada 26,83% dari total warga yang menjadi sasaran vaksinasi covid-19, sebanyak 234.666.020 orang.

Pada prinsipnya, Wiku menekankan, setiap kebijakan yang dibuat pemerintah dalam penanganan pandemi bertujuan untuk menyelamatkan masyarakat terhindar dari covid-19.

"Oleh karena itu partisipasi masyarakat untuk turut andil mengikuti anjuran yang ditetapkan oleh pemerintah sangatlah penting," ujar Wiku. (Ant/OL-16)
 

 

Baca Juga

BPMI SETPRES/RUSMAN

NU-India Berdiskusi Atasi Ancaman terhadap Umat Minoritas India

👤Henri Siagian 🕔Minggu 25 September 2022, 01:12 WIB
NU, kata Gus Yahya, mendorong setiap orang yang beriktikad baik dari setiap agama dan bangsa untuk rnenolak penggunaan identitas sebagai...
Antara

NU Circle Duga Karut Marut RUU Sisdiknas karena Tim Bayangan Kemendikbud

👤Naufal Zuhdi 🕔Minggu 25 September 2022, 00:15 WIB
Masyarakat profesional santri Perkumpulan Nusantara Utama Cita (NU Circle) mencurigai karut marut berbagai kebijakan pendidikan karena ulah...
Istimewa

Kemenkes: Kasus DBD Melonjak karena Musim Pancaroba, Gencarkan Pencegahan

👤Naufal Zuhdi 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:50 WIB
KASUS demam berdarah (DB) di Indonesia melonjak karena berlangsungnya peralihan musim dari musim kemarau ke musim penghujan atau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya