Kamis 15 September 2022, 19:41 WIB

Karakteristik Musim Hujan 2022 di Atas Normal, BMKG: Masyarakat Waspada

Pengirim: Atalya Puspa | Humaniora
Karakteristik Musim Hujan 2022 di Atas Normal, BMKG: Masyarakat Waspada

MI/Vicky Gustiawan
Awan hitam menyelimuti langit di kawasan Tanah Abang, Jakarta.

 

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim hujan 2022 memiliki karakteristik musim di atas normal, yakni memiliki nilai curah hujan lebih dari 115% terhadap rata-rata.

"Bencana hidrometeorologi dapat berpotensi terjadi. Mengingat, curah hujan bulanan diprakirakan terjadi dengan intensitas di atas normal pada Oktober-November," jelas Plh Kepala Pusat Perubahan Iklim BMKG Supari saat dihubungi, Kamis (15/9).

"Apalagi, bersamaan dengan musim peralihan, yang biasanya memang sering terjadi hujan ekstrem, disertai dengan angin kencang," imbuhnya. 

Sejumlah wilayah yang patut waspada, seperti sebagian Aceh, Riau bagian selatan, sebagian Bengkulu, sebagian Sumatera Selatan dan sebagian Bangka Belitung. Lalu, sebagian Jawa, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Timur bagian barat hingga selatan.

Baca juga: Musim Pancaroba, Masyarakat Perlu Waspadai Penyakit Pernapasan

Berikut, Sulawesi bagian tengah, sebagian Maluku, Papua Barat bagian barat dan Papua bagian selatan. Saat ini, lanjut Supari, sebanyak 30% wilayah Indonesia sudah masuk musim hujan. 

Adapun wilayah yang sudah mengalami musim hujan meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau dan sebagian Jambi. Kemudian, sebagian Sumatera Selatan, Lampung, Banten bagian selatan, sebagian Jawa Barat bagian selatan dan Jawa Tengah bagian barat.

Serta, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian besar Pulau Kalimantan, Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, Maluku, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua.

Baca juga: Kasus Karhutla di Asia Diprediksi Meningkat 14% pada 2030

"Sebagian besar zona musim akan mengalami awal musim hujan yang maju," papar Supari.

Pihaknya melaporkan sebagian besar zona musim akan mengalami puncak musim hujan pada Desember 2022 hingga Januari 2023. Wilayah itu meliputi sebagian Pulau Sumatra, sebagian besar Pulau Jawa, sebagian Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Lalu, sebagian besar Pulau Kalimantan, sebagian Pulau Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, dan sebagian Pulau Papua. Pihaknya juga mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana.

"Pemerintah diharapkan menyiapkan antisipasi sejak dini, agar bencana dapat ditangani dengan baik. Masyarakat diimbau wasapada dan mengikuti peringatan dini cuaca buruk yang diinformasikan BMKG," tukasnya.(OL-11)
 

Baca Juga

Dok. Kementan

Hari Kopi Internasional, Mentan SYL Ajak Masyarakat Tanam Kopi Lebih Masif

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 11:34 WIB
Menurut SYL, kementan saat ini terus memperbaiki sistem budidaya kopi menjadi lebih berkualitas. Selain itu juga memperbaiki sistem...
Dok  Garis Sepuluh Corporation.

Riko The Series Ajak Anak Berani Sunat Dengan Cara Unik

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 11:11 WIB
Riko The Series kembali meresmikan kerjasama mereka dengan salah satu klinik sunat ternama di Indonesia yaitu Sunat123 pada Jumat (30/9) di...
ANTARA / FIKRI YUSUF

KTT G20 Menghitung Hari, BMKG Siap dengan Skenario Terburuk Potensi Bencana Alam

👤Dinda Shabrina 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 11:00 WIB
Fokus utama dalam aksi mitigasi yaitu guna memastikan keamanan dan keselamatan Presiden dan Pimpinan Tinggi Negara peserta G20 manakala...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya