Rabu 24 Agustus 2022, 20:02 WIB

Aspadin Dukung Iklim Industri Modern dan Kebijakan Pemerintah

mediaindonesia.com | Humaniora
Aspadin Dukung Iklim Industri Modern dan Kebijakan Pemerintah

Ist
Guru Besar Departemen Teknik Kimia, Universitas Diponegoro Prof Dr Andri Cahyo Kumoro.

 

DEWAN Pengurus Daerah (DPD) Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten Aspadin (Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia) menggelar Musda VIII.

Musda VIII DPD Aspadin yang salah agenda untuk memilih calon pemimpin dan pengurus yang baru untuk masa bakti 2022 - 2025. diselenggarakan di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat, pada 24-26 Agustus 2022.

Pemilihan calon pengurus daerah yang baru ini menjadi sangat penting mengingat dilakukan di saat BPOM sedang melakukan revisi Per BPOM No 31/2018 tentang label BPA pada galon guna ulang.

Pengurus dan pemimpin yang baru tentu diharapkan dapat mengayomi kepentingan pengusaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) selaras dengan kemajuan teknologi.

Selain itu,  ara perngurus pasti dapat mengikuti perkembangan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan mutu standard keamanan pangan bagi konsumen dengan mendukung BPOM sebagai regulator yang mengawasi keamanan obat dan makanan.

"Tugasnya cukup berat. Sebab bukan hanya mengayomi kepentingan pengusaha saja," kata Ketua Perkumpulan Jurnalis Peduli Kesehatan dan Lingkungan (JPKLRoso Daras dalam keterangan pers, Rabu (24/8).

"Tapi bagaimana dalam berusaha menciptakan iklim industri yang lebih sejuk dan tidak membenturkan anggota dengan pihak regulator demi memaksakan suatu standard keamanan pangan yang perlu disempurnakan mengikuti perkembangan  standard keamanan internasional," papar Roso.

Melihat adanya Musda VIII Aspadin, Roso menyambut gembira dan berharap pengurus atau Ketua DPP ASPADIN Jabar, DKI Jakarta dan Banten sanggup menjawab tantangan di lapangan.

"Semoga Musda VIII bisa berjalan lancar dan menghasilkan pengurus yang positif. Tidak menyebarkan ajakan yang berprasangka tidak  baik terhadap regulator, " harap Roso.

Roso perlu berharap dan memperhatikan hal ini tak lepas dari hasil penelitian dari banyak lembaga baik YLKI, BPOM dan bahkan JPKL sendiri sebagai LSM, kondisi migrasi BPA pada galon guna ulang di DKI Jakarta, khususnya cukup tinggi disebabkan proses distribusi.

Perlu diingat di daerah Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten adalah wilayah dengan paparan BPA tinggi.

Menurut penelitian YLKI yang dipaparkan Ketua Pengurus Harian  YLKI Tulus Abadi pada Maret 2022 bahwa 61% pengangkutan air galon di Jakarta Raya tidak memenuhi syarat karena menggunakan kendaraan yang terbuka sehingga galon air terpapar matahari langsung untuk waktu yang lama.

Sementara hasil penelitian BPOM menemukan sejumlah kecenderungan mengkhawatirkan terkait migrasi BPA pada galon guna ulang yang berbahan polikarbonat.

Penemuan itu menurut laporan tersebut berdasarkan uji sampel post-market yang dilakukan BPOM selama periode 2021 - 2022 di seluruh Indonesia.

Hasilnya adalah hasil uji migrasi BPA melebihi 0,6 bpj adalah 3,4% di sarana distribusi dan peredaran. Hasil uji migrasi BPA yang mengkhawatirkan (berada pada 0,05 s/d 0,6 bpj) 46,97% di sarana distribusi dan peredaran dan 30,91% di sarana produksi.

"Semoga dengan terpilihnya pemimpin yang baru ini dapat mengayomi, menyejukkan, mendamaikan dan tidak membenturkan anggota Aspadin dengan regulator, " tandas Roso.

"Intinya pemimpin yang baru harus lebih suport kepada kebijakan regulator yang memang demi kemajuan bersama dan kesehatan masyarakat," tambah Roso. 

Selain itu, Roso juga mengharapkan agar selalu ingat pernyataan Guru Besar Departemen Teknik Kimia, Universitas Diponegoro Prof Dr Andri Cahyo Kumoro tentang bagaimana bahaya Bisphenol A dan proses peluruhan di dalam galon guna ulang.

"Masyarakat banyak yang belum mengetahui bahaya paparan BPA. Karena itulah Pelabelan BPA pada kemasan galon merupakan pilihan tepat untuk mendidik masyarakat. Saran saya produsen beralih ke kemasan yang lebih aman yang bebas BPA," sarannya.

Menurut Prof Dr Andri Cahyo Kumoro, proses peluruhan BPA bisa disebabkan oleh gesekan saat proses pendistribusian.

"Nah saat galon guna ulang diangkut dari pabrik menuju ke depo-depo kemudian di kirim ke star outlet lalu ke toko - toko itu sangat mungkin terjadi peluruhan. Tentu saja selain gesekan juga ada proses pemanasan," paparnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/MUHAMMAD IQBAL

DPR Pesimistis Usulan Biaya Haji 2023 ada Penurunan

👤Dinda Shabrina 🕔Senin 06 Februari 2023, 19:05 WIB
Iskan menyebut sejauh ini pembahasan soal desain anggaran perjalanan haji masih...
Ist/Sinar Mas Land

Pelatihan Program Berantas Buta Al-Qur’an 2022 Dikuti 150 Ustaz dan Guru Ngaji

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Februari 2023, 18:17 WIB
Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land memberikan pelatihan atau Training of Trainers (ToT) cara cepat membaca...
Ist/Sinar Mas Land

Yayasan Muslim Sinar Mas Land Gelar Program Berantas Buta Al-Qur’an

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Februari 2023, 18:09 WIB
Di bulan suci ini, Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land (YMSML) menginisiasi sebuah program cara cepat membaca...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya