Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
DITJEN Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) menggelar ekspedisi dan festival kebudayaan bertajuk ‘Kenduri Swarnabhumi’. Acara yang berlangsung sepanjang Agustus hingga September 2022 itu merupakan salah satu upaya merevitalisasi aset-aset kebudayaan di sepanjang aliran Sungai Batanghari.
Sekretaris Jenderal Kebudayaan Kemendikbud-Ristek, Fitra Arda mengungkapkan bahwa sungai adalah variabel penting dalam sebuah peradaban. Selain menjadi sumber kehidupan, di masa lalu sungai telah terbukti melahirkan berbagai peradaban dunia seperti pusat kota, kerajaan, keraton dan kedatuan. Tidak terkecuali Sungai Batanghari yang terbentang sepanjang 800 km sebagai urat nadi pelayaran dan perniagaan yang mendunia. "Sungai Batanghari adalah saksi hebatnya kearifan masyarakat menyikapi alam dan menjadi lumbung peradaban," ungkap Fitra dalam keterangannya, Rabu (17/8).
Dia menuturkan bahwa Sungai Batanghari adalah tonggak peradaban, jalur perdagangan lintas samudra, juga menjadi tempat silang budaya akulturasi. Sungai ini menjadi perekat kebudayaan melayu dan menjadi jalur emas dalam mencari kebijaksanaan. Kini, lanjut Fitra, Sungai Batanghari mengalami pasang surut dalam perkembangannya. "Menghadapi tantangan alam maupun lingkungan, terutama hantaman modernisasi dan degradasi sosial budaya," imbuhnya.
Kenduri Swarnabhumi mengambil tajuk Peradaban Sungai Batanghari: Dulu, Kini, dan Nanti. Tujuannya memajukan kebudayaan, dan menggerakkan kesadaran masyarakat tentang harmoni sungai dan peradaban yang semakin penting untuk dirawat dengan kearifan berbasis budaya demi menjaga ekosistem di Daerah Aliran Sungai (DAS).
Untuk menyukseskannya, Kemendikbud-Ristek menggandeng 14 Pemerintah Daerah di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari. Selain Pemprov Jambi, juga Pemkab Dharmasraya, Pemkab Sijunjung, Pemprov Jambi, Pemkot Jambi, Pemkab Tebo, Pemkab Batanghari, Pemkab Bungo, Pemkab Muaro Jambi, Pemkab Tanjung Jabung Timur, Pemkab Tanjung Jabung Barat, Pemkab Kerinci, Pemkab Merangin, Pemkab Sarolangun, serta berbagai komunitas budaya di sepanjang aliran Batanghari.
Diketahui, peradaban masyarakat Melayu dipercaya tumbuh dan berkembang di sepanjang sungai Batanghari. Sungai itu membelah Pulau Sumatra mulai dari Kabupaten Solok di Sumatera Barat hingga Tanjung Jabung Timur di Jambi.
Kini masyarakat bersama pemerintah Provinsi Jambi bertekad untuk merestorasi dan melestarikan sungai kebanggan bumi Melayu ini. Tidak hanya kondisi fisiknya, namun budaya, kenangan, dan kebanggaannya.
Sejarah mencatat bahwa keberadaan Sungai Batanghari memegang peranan penting dalam perkembangan kebudayaan melayu di Pulau Sumatera. Di masa lalu, aliran Sungai Batanghari juga kaya akan deposit bijih emas. Sehingga orang-orang menyebut aliran sungai ini dengan Swarnabhumi atau ‘tanah emas’ atau Swarnadwipa alias pulau emas. Swarnabhumi kemudian menjadi julukan bagi Pulau Sumatra di masa lalu.(H-1)
Satu unit kapal kayu yang digunakan kawanan pemburu objek diduga cagar budaya (ODCB) di alur Sungai Batanghari, dibakar puluhan warga Desa Gedong Karya.
Puluhan wisatawan domestik yang tengah berlibur bersama keluarga di sekitar Jembatan Gentala Arasy, Ancol, Kota Jambi, dihibur oleh kehadiran puluhan perahu hias di Sungai Batanghari.
RATUSAN warga Tembesi, Batanghari, melempari kapal tugboat (kapal tunda) penarik tongkang batu bara yang melintasi kolong Jembatan Tembesi dengan bom molotov
Hampir sebulan wilayah Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, dilanda banjir akibat luapan sungai Batanghari. Tak hanya rumah warga, sejumlah fasilitas sekolah terpaksa masih diliburkan.
Warga Desa Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, pada Senin (22/1) malam dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya buas.
Tingginya intensitas hujan dan meluapnya air sungai Batanghari, Jambi, berimbas kepada warga yang tinggal di wilayah bantaran sungai. Banjir terus meluas hingga tiga kabupaten.
Menjawab pertanyaan silang dari Nadiem Anwar Makarim di persidangan, mantan Dirjen PAUD Dikdasmen Hamid Muhammad menegaskan pandangannya tentang integritas mantan atasannya tersebut.
Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan review singkat atas persidangan dugaan rasuah pada pengadaan sistem Chromebook di Kemendikbudristek.
Sidang kasus dugaan korupsi di Kemendikbudristek Kembali bergulir, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (6/1).
Laman resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yakni https://pip.kemendikbudristek.com/ merupakan portal informasi resmi.
PENETAPAN tersangka dan penahanan Nadiem Anwar Makarim oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada 4 September 2025 menguji kedewasaan kita membaca perkara korupsi pada sektor pendidikan.
Budi menjelaskan KPK masih menangani dugaan korupsi pengadaan Google Cloud karena kasus tersebut berbeda dengan kasus yang sedang ditangani Kejagung
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved