Selasa 16 Agustus 2022, 18:35 WIB

Mahasiswa USK Juara I Kompetisi Karya Tulis Populer PPI Turki

Amiruddin A.R | Humaniora
Mahasiswa USK Juara I Kompetisi Karya Tulis Populer PPI Turki

MI/Amiruddin Abdullah Reubee
Ari Zonanda berhasil meraih juara tingkat internasional sebagai Juara I Kompetisi Karya Tulis Populer di Festival Jurnalistik PPI

 

MAHASISWA Program Pendidikan (Prodi) Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (USK), Ari Zonanda berhasil meraih juara tingkat internasional sebagai Juara I Kompetisi Karya Tulis Populer di Festival Jurnalistik PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Turki dan PPI Dunia.

Di ajang bertema 'Pemuda, Pemberdayaan dan Perdamaian' tersebut, mahasiswa FISIP USK itu menyuguhkan karya dengan judul 'Empowerment of Amil Zakat And Phylantropic Institutions Through Fintech and QRIS To Create Indonesia Sharia Economic Growth'.

Pengumuman pemenang tersebut diumumkan secara langsung pada closing ceremony, yang ditayangkan melalui youtube PPI DUNIA Channel akhir Juli lalu.

Ari Zonanda mengaku sangat bersyukur atas prestasi yang diperolehnya. Apalagi ini mengharumkan nama besar Universitas Syiah Kuala.

"Alhamdulillah saya sangat bersyukur atas prestasi ini. Prestasi tersebut, semoga semakin memacu semangat saya untuk terus belajar dalam meningkatkan kapasitas diri," Kata Ari Zonanda, Selasa (16/8).

Berdasarkan studi literatur yang dilakukan, Ari mendapatkan data Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang dirilis oleh Bisnis.com pada tahun 2022, potensi zakat nasional mencapai Rp327 Triliun. Namun hanya Rp12 Triliun dana zakat yang dapat disalurkan setiap tahunnya. Hanya saja, lebih dari Rp300 Triliun potensi belum dicapai, terutama melalui pemanfaatan digital.

"Dari kajian berbagai sumber literatur, saya melihat masih banyak masalah dan tantangan yang dihadapi dalam optimalisasi potensi zakat, infaq dan sedekah," jelasnya.

Hal tersebut meliputi rendahnya kapasitas muzakki dalam menyalurkan zakat melalui media digital, adanya kejahatan cyber meliputi manipulasi data, pencurian data, penipuan online berlabel lembaga filantropi yang berkembang di berbagai platform di media massa dan kurangnya soft-skills amil zakat dan lembaga filantropi.

"Dalam mengatasi permasalahan tersebut, maka diperlukan pemanfaatan teknologi digital berbasis fintech dan QRIS guna meningkatkan keuangan dan ekonomi syariah tahan air," tuturnya.

Wakil Rektor III USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc menyambut hangat torehan tersebut. Menurutnya, mahasiswa USK harus cakap dalam menulis, penulisan ilmiah bukan terhenti di tugas akhir seperti skripsi semata, tetapi juga bisa mewarnai pemikiran dari media massa. Seperti tulisan opini ataupun essai di surat kabar.

"Capaian mahasiswa FISIP USK menjadi motivasi bagi banyak mahasiswa lainnya, untuk rajin menulis. Berhubung kompetisi ini dibuat oleh PPI, doa kami semoga yang bersangkutan bisa melanjutkan studi ke luar negeri," ujar Prof. Mustanir. (OL-13)

 


 

 

Baca Juga

Ist

Traveloka Dukung Implementasi Lima Pilar Aksi Tourism Working Group G20

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 September 2022, 15:30 WIB
Traveloka bersama dengan pemangku kepentingan lainnya mendukung Kemenparekraf yang menjadi Chair Tourism Working Group...
Antara

Guru PPPK Mulai Terima Gaji pada Oktober Mendatang

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 27 September 2022, 15:19 WIB
Kemendikbud-Ristek terus melakukan koordinasi dengan pemda. Tujuannya, memastikan tidak ada kendala dalam proses administrasi terkait...
Antara/FB Anggoro.

Latihan Pernapasan Lima Menit Sehari Kurangi Tekanan Darah Tinggi

👤Meilani Teniwut 🕔Selasa 27 September 2022, 15:15 WIB
Hanya 30 napas dalam sehari dengan alat khusus dapat mengobati atau mencegah tekanan darah tinggi seefektif pengobatan dan penurunan berat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya