Rabu 10 Agustus 2022, 14:09 WIB

Dukung Pengurangan Emisi Karbon, Arwana Ceramics Gunakan PLTS Atap

mediaindonesia.com | Humaniora
Dukung Pengurangan Emisi Karbon, Arwana Ceramics Gunakan PLTS Atap

Ist
Pabrik PT Arwana Citramulia Tbk (Arwana Ceramics) telah dipasang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap.

 

PT Arwana Citramulia Tbk (Arwana Ceramics), sebagai emiten pabrik keramik dan porselen di Indonesia mulai beralih menggunakan tenaga surya (PLTS Atap) untuk kegiatan operasional di pabrik yang berlokasi di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Penggunaan PLTS Atap sejak Juni 2022 ini merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan untuk meningkatkan bauran energi terbarukan pada aktivitas produksi, upaya dalam pengurangan emisi karbon dan juga komitmen untuk menerapkan Standard Industri Hijau.

Edy Suyanto, Direktur OperasionalPT Arwana Citramulia Tbk mengatakan, “Instalasi PLTS Atap pada pabrik keramik Plant 5 (PL5) di Mojokerto merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung bauran energi terbarukan di Indonesia, khususnya di Jawa Timur."

"Penggunaan energi bersih dalam aktivitas produksi kami merupakan wujud konsistensi dan komitmen PT. Arwana Citramulia Tbk menjalankan Industri Hijau yang rendah karbon dan sekaligus mewujudkan Green Economy,” kata Edy dalam keterangan pers, Rabu (10/8).

Dengan beroperasinya PLTS Atap di pabrik PL5 Mojokerto, 10 - 20% konsumsi energi yang digunakan dalam proses produksi maupun fasilitas pendukung telah menggunakan energi terbarukan.

Baca juga: PLN: 52% Aliran Listrik di Sumbar Berasal dari Pembangkit EBT

PLTS Atap yang telah beroperasi ini merupakan hasil kolaborasi bersama Xurya Daya, startup energi terbarukan yang mempelopori instalasi PLTS Atap tanpa investasi untuk bangunan komersial dan industri (C&I).

Sebanyak 4.554 panel surya yang telah terpasang di atap pabrik keramik milik Arwana Ceramics dapat menghasilkan 2.920.375 kWh per tahun dan menekan produksi CO2 sebesar 2.727.630 kg setiap tahunnya.

Eka Himawan, Managing Director Xurya mengatakan, “inisiatif yang dilakukan oleh Arwana Ceramics membuktikan bahwa kini perusahaan tidak hanya berfokus kepada profit, tetapi juga harus memberikan dampak ke lingkungan dan sosial. "

"Tidak hanya berkontribusi dalam menekan produksi CO2, proyek ini juga secara tidak langsung menciptakan green jobs dalam proses instalasinya, dan kami sangat mengapresiasi inisiatif yang telah dilakukan oleh Arwana Ceramics,” jelas Eka.

Menggunakan listrik tenaga matahari bukanlah satu-satunya cara Arwana Ceramics dalam menjalankan bisnis yang sustainable.

Sebelumnya, perusahaan telah menerapkan industri hijau dalam kegiatan operasionalnya, seperti menggunakan lampu LED untuk lingkungan pabrik, menggunakan skylight di siang hari, melakukan 4R (reduce, reuse, recycle, & recovery) hingga menggunakan sistem heat recovery yang mengakses panas dari kiln dan digunakan kembali ke spray dryer, sehingga mampu menghemat 10-20% penggunaan energi gas.

Melalui penerapan ini, PT Arwana Citramulia Tbk telah mendapatkan Penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian dengan status level 5 dari tahun 2011 - 2021.

“Industri hijau memang menjadi perhatian kami untuk mewujudkan circular economy. Langkah ini merupakan bentuk investasi jangka panjang kami terhadap lingkungan, karena manfaatnya tidak bisa dirasakan dalam waktu dekat, tetapi di masa yang akan datang.” tambah Edy. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/Fauzan

Menkes Sebut Stok Vaksin Covid-19 Masih Tersedia 5 Juta Dosis

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 23:45 WIB
Stok vaksin di daerah masih ada 2,5 jutaan, di pusat masih ada 2,5 jutaan dosis, kata...
ANTARA

Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster Penting Bagi Lansia

👤Widhoroso 🕔Kamis 29 September 2022, 23:29 WIB
Kemenko PMK mengingatkan pentingnya vaksinasi Covid-19 dosis ketiga (booster) bagi kelompok...
Antara/Irwansyah Putra.

Daging Kambing Naikkan Libido dan Kolesterol, Fakta atau Mitos?

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 22:56 WIB
Dokter spesialis gizi klinik dari RS Medistra dr. Cindiawaty J. Pudjiadi, MARS, MS, SP.GK menjawab beberapa mitos terkait daging...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya