Sabtu 06 Agustus 2022, 06:45 WIB

Kondisi Pasien Suspek Cacar Monyet di Semarang tidak Terlalu Berat

Meilani Teniwut | Humaniora
Kondisi Pasien Suspek Cacar Monyet di Semarang tidak Terlalu Berat

AFP/Handout / UK Health Security Agency
Ciri-ciri luka yang dialami pasien cacar monyet.

 

PASIEN suspek cacar monyet di Semarang, Jawa Tengah dikabarkan dalam kondisi yang terpantau dan tidak terlalu berat. Karena adanya kelainan di area tenggorokan dan ditemukan lesi kulit sehingga pemeriksaan PCR dilakukan di tenggorok dan juga bagian kulit.

Sampai saat ini, Tim Satgas PB IDI masih menunggu hasil terkonfirmasi atau tidaknya pasien yang suspek cacar monyet tersebut. 

Ketua Satgas Cacar Monyet PB IDI Hanny Nilasari menyebutkan cacar monyet bisa menular melalui kontak kulit dengan kulit namun dalam durasi yang lama. Di sisi lain, penularan juga bisa dari hewan ke manusia akibat bekas cakaran yang menjadi pintu masuk virus ke dalam tubuh. Bentuk temuan jenis-jenis kelainan yang dialami oleh pasien suspek cacar monyet umumnya mulai menyerang pada bagian wajah. 

Baca juga: Hingga Saat Ini Belum Ada Kasus Monkeypox di Tanah Air

“Kelainan-kelainan yang bisa ditemukan terhadap pasien suspek Monkeypox umumnya menyerang manusia dengan munculnya bintil-bintil timbul 50% pada bagian wajah dan mukosa seperti sekitaran mata dan mulut. Kemudian diikuti di bagian batang tubuh misalnya, lengan, perut, punggung, telapak tangan, telapak kaki dan diikuti oleh lenting kemudian bernanah” ungkap Hanny, Jumat (5/8)

Selain pada bagian wajah, virus cacar monyet juga menyerang organ tubuh dan sekitar anus atau area genital lainnya. 

Kondisi-kondisi tersebut bisa menjadi parah, apabila pasien memiliki daya tahan tubuh yang rendah atau tidak kuat maka bisa terjadi komplikasi. Misalnya; infeksi pada kulit, infeksi saluran pernapasan atau bronkopneumonia bahkan sampai infeksi otak dan berakhir dengan kematian. 

Namun, apabila pasien memiliki daya tahan tubuh atau imunitas yang baik dan kuat maka kondisinya tidak parah atau masih lokal.

Hanny menambahkan tindakan yang dilakukan Tim Satgas yang berkolaborasi dengan dinas kesehatan dan enam organisasi profesi untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan seluruh dokter-dokter dan tenaga kesehatan lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan  terhadap gejala cacar monyet.

Hanny menghimbau seluruh masyarakat di seluruh Indonesia agar melaporkan pasien yang diduga mengalami gejala-gejala cacar monyet dan diarahkan ke rumah sakit terdekat. Mengingat  gejala cacar monyet hampir sama dengan infeksi virus lainnya. (OL-1)

Baca Juga

Dok MI

PWI Dukung Pengusulan Tokoh Pers MH Manulang Sebagai Pahlawan Nasional

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 14:57 WIB
Tuan Manulang merupakan salah seorang tokoh pers dan pendiri lembaga...
ANTARA

Kerja Sama Menurunkan Prevalensi Stunting 3% di Tahun 2022

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 14:45 WIB
Dengan membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan juga penguatan tim implementasi Posyandu diharapkan target tersebut dapat...
MI/ Grafis: SENO

Tanam Rambut kian Diminati

👤Dinda Shabrina 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 14:30 WIB
Transplantasi rambut bersifat autologous, berasal dari badan sendiri. Biaya tanam rambut berkisar  Rp50 ribu-Rp100 ribu per helai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya