Minggu 31 Juli 2022, 08:21 WIB

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter hingga Awal Agustus

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter hingga Awal Agustus

ANTARA FOTO
Ilustrasi gelombang tinggi

 

BADAN Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 31 Juli - 1 Agustus 2022.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur - Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda dan Laut Arafuru," kata Sub Koordinator Bidang Hubungan Pers dan Media BMKG Dwi Rini Endra Sari dalam keterangannya, Minggu (31/7).

Kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,5 meter di perairan utara Sabang, Laut Natuna Utara, Laut Jawa bagian timur, Selat Makasar bagian selatan, Laut Flores bagian timur, Selat Sumba, Selat Sape bagian selatan, Laut Sawu, perairan P. Sawu - Kupang - P. Rotte, Teluk Tolo, perairan Manui - Kendari, perairan Wakatobi, Laut Banda, perairan selatan P. Buru, P. Ambon, P. Seram, perairan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar, perairan Kep. Kai - Kep. Aru, Laut Arafuru, perairan utara Papua Barat - Papua, Samudra Pasifik Utara Papua Barat - Papua.

Untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue - Kep. Mentawai, perairan Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Aceh - Bengkulu, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Jawa Timur, perairan selatan Bali - Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa Barat.

"Untuk gelombang yang sangat tinggi di kisaran 4,0 - 6,0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Barat Lampung - selatan Banten dan Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah - Jawa Timur," sebutnya.

"Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran," tuturnya.

Baca juga:  BMKG Ingatkan Ancaman Gempabumi dan Tsunami Selatan Jawa

Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter).

"Untuk masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/Asprilla Dwi Adha

UI Pamerkan Bus Listrik Merah Putih di Hakteknas Ke-27

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 22:15 WIB
Rancangan teknologi bus listrik lahir dari ide periset yang berasal dari Fakultas Teknik UI, sementara perusahaan mitra berperan sebagai...
AFP

Anak Terinfeksi Monkeypox, Satgas: Perlu Penanganan Khusus

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 22:04 WIB
Kelompok usia anak menjadi salah satu pasien yang perlu mendapat penanganan khusus dari tenaga medis, khususnya saat terinfeksi cacar...
ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

UGM Buka Pendaftaran KIP Kuliah untuk Mahasiswa Baru

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 22:00 WIB
Penerima KIP-K berhak mendapat bantuan biaya pendidikan atau uang kuliah tunggal (UKT) yang dibayarkan oleh pemerintah langsung ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya