Minggu 03 Juli 2022, 13:30 WIB

Dokter Ingatkan Agar Segera Sikat Gigi Setelah Makan

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Dokter Ingatkan Agar Segera Sikat Gigi Setelah Makan

ANTARA/Idhad Zakaria
Sejumlah siswa SD mempraktekkan cara sikat gigi yang benar di Alun-alun Purwokerto, Banyumas, Jateng.

 

KETUA Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) Usman Sumantri mengingatkan masyarakat agar rutin menyikat gigi setelah makan sesegera mungkin, terutama jangan melewati lebih dari delapan jam karena akan berpotensi menimbulkan plak.

"Jangan menunggu sampai delapan jam untuk menyikat gigi, terutama setelah makan. Kalau itu dilakukan, saya yakin tidak akan terjadi (gigi berlubang)," kata Usman saat dijumpai wartawan di Jakarta, Sabtu (2/7).

Ia menjelaskan bahwa plak gigi terbentuk dari sisa makanan yang menempel pada gigi. Sisa makanan yang tidak dibersihkan akan berubah menjadi lapisan lengket atau lunak jika dibiarkan lebih dari delapan jam.

Baca juga: Hindari Kesalahan-Kesalahan Dalam Menyikat Gigi Ini

Apabila lapisan lunak tidak dihilangkan, plak akan mengeras dan sulit untuk dihilangkan. Usman mengatakan plak tersebut dipenuhi bakteri yang dapat merusak email atau lapisan paling luar pada gigi. Kondisi tersebut yang dapat menimbulkan gigi berlubang.

Selain menyikat gigi, Usman juga menganjurkan agar masyarakat memeriksakan kondisi kesehatan gigi dan mulut ke dokter setidaknya enam bulan sekali walaupun tak ada keluhan khusus.

Menurut penelitian, lanjutnya, orang cenderung mengalami penambahan lubang pada gigi dalam waktu enam bulan jika kurang melakukan perawatan.

Usman mengatakan gigi berlubang merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling umum ditemui pada masyarakat Indonesia, dengan perkiraan sekitar 70% sampai 78%. 

Ia mengatakan gigi berlubang menjadi permasalahan serius apabila tidak tertangani dengan baik.

"Sudah bolong, dia diam saja, kemudian makanan masuk, maka lubangnya bertambah besar, bisa kena saraf. Kalau sudah kena saraf, giginya lama-lama mati," katanya.

Usman mengatakan gigi yang sudah mati dan tidak ditangani juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan lainnya, misalnya memicu masalah pada ginjal atau jantung, apalagi jika dibarengi dengan faktor penguat (reinforcing factors).

Selain gigi berlubang, masalah lainnya yang lazim ditemui juga termasuk kondisi gigi tanggal. 

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, rata-rata pada usia 35-44 tahun masyarakat Indonesia sudah kehilangan dua gigi serta rata-rata di usia 65 tahun sudah kehilangan 11 gigi.

"Boleh makan cokelat, boleh makan es krim, tapi sikat gigi minimal dua kali. Itu anjurannya. Sebelum tidur dan setelah sarapan. Itu saja. Jangan lebih dari delapan jam, nanti dia (sisa makanan) mengendap," pungkas Usman. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Ini Salah Satu "Rahasia" Waroeng Steak and Shake Terus Berkembang

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 21:47 WIB
Video itu pun mendapatkan banyak tanggapan positif warganet yang juga ikut membuka rahasia "amalan" Waroeng Steak and...
Ist

Dukung Tumbuh Kembang Anak dengan 'Quality Time' di Akhir Pekan

👤Eni Kartinah 🕔Senin 08 Agustus 2022, 21:36 WIB
Psikolog anak dan keluarga Vera Itabiliana menjelaskan bahwa keluarga merupakan sumber inspirasi dan kebahagiaan buah...
DOK @limofficial_lirboyo di Instagram.

Keutamaan Nama Allah Dibandingkan dengan Asmaul Husna yang Lain

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 21:12 WIB
Allah merupakan namanya yang termasyhur dan paling agung. Lafal Allah biasanya disebut dengan ismu al jalalah atau lafdzu al...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya