Jumat 01 Juli 2022, 19:00 WIB

KLHK Luncurkan Aplikasi Pemantauan Karhutla secara Real Time

Atalya Puspa | Humaniora
KLHK Luncurkan Aplikasi Pemantauan Karhutla secara Real Time

ANTARA/Irwansyah Putra
Sisa bara api akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Aceh, Selasa (7/6/2022).

 

KOLABORASI Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, IPB University, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan International Tropical Timber Organization (ITTO) meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Patroli Pencegahan (SIPP) Karhutla.

SIPP Karhutla-SMART Patrol Information System dibangun sebagai perangkat untuk membantu Tim Patroli melaporkan hasil patroli di lapangan secara real time dengan didukung aplikasi berbasis website sebagai basis dan analisis data bagi KLHK dalam menyusun kebijakan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Adapun sistem tersebut telah diuji coba secara langsung di wilayah Sumatra Utara, Riau, Jambi, dan Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, serta wilayah Sulawesi. Sosialisasi dan pelatihan secara daring juga telah dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, dari Sumatra hingga Papua.

"Sejauh ini, aplikasi ini pun telah digunakan oleh Tim Patroli untuk melaporkan hasil kegiatan patrolinya dan benar-benar membantu dalam menyusun laporan secara lebih cepat dan lebih akurat," ungkap Direktur Pengendalian Perubahan Iklim KLHK Laksmi Dewanthi dalam keterangan resmi, Jumat (1/7).

Sebagai dasar penggunaan SIPP Karhutla, telah terbit Peraturan Direktur Jenderal Nomor P.10/PPI/SET/KUM.1/12/2020 tentang Tata Cara Penggunaan Sistem Informasi Patroli Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan.


Baca juga: Peningkatan Literasi Digital Hindari Bahaya Konten Pornografi Sejak Dini


Laksmi mengharapkan aplikasi SIPP Karhutla-SMART Patrol Information System ini dapat terus digunakan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung pelaksanaan patroli pencegahan khususnya dan pengendalian karhutla secara umum.

Profesor FMIPA-IPB Ima Sukaesih Sitanggang yang membangun dan pengembangan aplikasi SIPP Karhutla menjelaskan tentang tiga komponen utama SIPP Karhutla yang terdiri atas database, aplikasi mobile, dan aplikasi web.

"Basis data merupakan tempat untuk menyimpan data patroli. Aplikasi mobile memiliki fungsi utama untuk merekam data patroli kebakaran hutan dan lahan, yang meliputi data umum, data terkait patroli lahan, dan data observasi. Aplikasi web memiliki fungsi utama mengelola data patroli kebakaran hutan dan lahan dan data pengguna aplikasi mobile dan dashboard fungsi manajerial," jelas Imas.

Imas menjelaskan aplikasi yang dipakai Manggala Agni dan petugas lain di lapangan ini mengelola data dari 79 parameter kondisi di lapangan terkait dengan pencegahan karhutla. Data ini nantinya bisa digunakan untuk analisis kondisi lapangan yang bisa dijadikan salah satu rujukan pengambilan keputusan oleh pimpinan. (S-2)

 

Baca Juga

ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Pendidikan Indonesia Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat dengan Dukungan Teknologi

👤Faustinus Nua 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 19:00 WIB
Diharapkan penguatan ekosistem pendidikan melalui teknologi dapat melahirkan pemimpin-pemimpin hebat di...
ANTARA/MOHAMMAD AYUDHA

Parade: Upaya Menuju Penetapan Hari Kebaya Nasional

👤Fathurrozak 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 18:20 WIB
Parade Kebaya Nusantara juga ditujukan menjadi kampanye penetapan hari kebaya nasional dan pengajuan warisan budaya Indonesia ke...
Ist

Erick Thohir Berharap Milenial kian Tertarik Kenali Sejarah

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 17:45 WIB
Pameran ini juga menjadi kado bagi HUT ke-77 RI. Gedung Sarinah juga akan membuka pintu dan menyiapkan ruang bagi pameran...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya