Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
ALAT kebersihan konvensional bertahan di tengah gempuran kecanggihan teknologi alat kebersihan modern. Pasalnya, alat kebersihan konvensional seperti sapu, kain pel, lap, punya fleksibilitas dan aspek familiaritas yang tidak bisa digantikan oleh mesin.
“Penggunaanya lebih hemat energi karena tidak membutuhkan tenaga listrik. Perawatan dan penyimpanannya juga relatif lebih mudah. Agar fungsinya maksimal, kuncinya, kita perlu memahami faktor-faktor penting dalam memilih alat kebersihan.” ujar Direktur Utama Klinko, produsen alat kebersihan lokal yang menggunakan material benang daur ulang, Anggun Supanji, dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (22/6).
Menurut dia, ada sejumlah saran dalam memilih alat kebersihan konvensional. Pertama, memahami jenisnya. Jenis ruangan serta bangunan, baik rumah ataupun perkantoran juga menjadi pertimbangan dalam menentukan model alat kebersihan yang akan digunakan.
Kedua, mengenali materialnya. Bahan baku yang berkualitas umumnya ditandai dengan daya serap yang tinggi serta cepat kering. Misalnya adalah kain pel dan lap yang terbuat dari microfiber. Bahan ini kian populer sebab merupakan bahan sintetis yang menghasilkan tekstur lembut dan memiliki partikel halus yang bisa menembus debu.
Baca juga: Hari Kebersihan Menstruasi Dirayakan di Lapas Kerobokan Bali
Ketiga, metode pembuatan. Alat kebersihan diproduksi melalui proses jahit dengan berbagai teknik tergantung pada model atau motif yang ingin dihasilkan. Keempat, masa pakai. Dengan memilih alat kebersihan yang bisa dipakai berulang dan digunakan berkali-kali tentu akan menghemat biaya.
“Pertimbangkan jangka waktu mengganti alat kebersihan seperti kain pel bisa dilakukan 4-5 bulan sekali. Sementara untuk keset yang diletakkan di teras bisa diganti setiap 6 bulan sekali,” jelas Anggun.
Selanjutnya, kata dia, kelima mudah dibersihkan. Kualitas alat kebersihan yang mudah dibersihkan sangat bergantung pada jenis bahannya. Terakhir, estetika.
“Selain mempertimbangkan hal-hal di atas, jangan lupa estetikanya. Hal ini diterapkan oleh Klinko yang mengusung identitas Cleaning with Colors yaitu memproduksi alat kebersihan beraneka warna. Klinko ingin agar aktivitas membersihkan dapat terasa menyenangkan dan tidak menjadi rutinitas yang membosankan,” tandas dia. (R-3)
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved