Jumat 17 Juni 2022, 09:05 WIB

Pertama Kalinya, BRIN Dilibatkan dalam Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia

Faustinus Nua | Humaniora
 Pertama Kalinya, BRIN Dilibatkan dalam Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia

BRIN
Logo

 

BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Badan Pusat Statistik (BPS) akan menyelenggarakan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2022. Kegiatan SDKI tahun 2022 diawali dengan Kick off SDKI 2022 di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Kamis (16/6).

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan SDKI 2022 merupakan survei demografi dan kesehatan yang ke sembilan sejak pertama kali dilaksanakan di tahun 1987 oleh BPS dan BKKBN. Pada tahun ini, untuk pertamakalinya survei tersebut dilaksanakan oleh BRIN dengan berbagai dukungan inovasi atau keterbaruan survei.

"Kegiatan lima tahunan SDKI dilaksanakan tahun ini. Salah satu tujuan dari pelaksanaan SDKI antara lain untuk memenuhi kebutuhan data yang memiliki keterbandingan internasional untuk penyusunan kebijakan dan program kependudukan dan kesehatan," ujar Handoko dalam keterangannya, Kamis (16/6).

Inovasi survei yang dimiliki BRINA yaitu penggunaan Computer-Assisted Personal Interviewing (CAPI) menggantikan Paper-Assisted Personal Interviewing (PAPI). Ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pelaksanaan survei.

Kemudian, keterlibatan mahasiswa dan akademisi lainnya dari perguruan tinggi di 34 provinsi untuk menjadi petugas pewawancara. Kehadiran mahasiswa dan akademisi lainnya tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kualitas data kependudukan dan kesehatan Indonesia.

Selain itu, juga pelibatan Periset BRIN sebagai koordinator lapangan dan tim analisis untuk menemukenali kondisi demografi dan kesehatan di masyarakat dan menghasilkan analisis yang mendalam dan komprehensif.

“Data hasil SDKI akan digunakan Bappenas untuk menyusun indikator Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), dan Sustainable Development Goals (SDGs) terkait kependudukan,” imbuhnya.

Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi, Boediastoeti Ontowirjo mengatakan dalam memenuhi Global Statistical Business Process Model, SDKI 2022 telah melakukan tahapan perencanaan data. Tahapan itu mencakup identifikasi kebutuhan data dan membangun rancangan survei. Dengan metodologi yang diharapkan dapat menghasilkan indikator demografi dan kesehatan pada tingkat nasional dan provinsi serta mengacu pada Demographic Health Survey Program untuk dapat diperbandingkan secara internasional.

“Pengumpulan data SDKI 2022 dilaksanakan pada 34 Provinsi, dengan sampel sebanyak 2.080 Blok Sensus mencakup daerah perkotaan dan perdesaan dengan target responden yang terdiri dari Wanita Usia Subur, Pria Kawin, dan Remaja Pria. Kerangka sampel SDKI 2022 ini menggunakan Master Sampel Blok Sensus dari hasil Sensus Penduduk Long Form 2020 (SPLF2020),” ucapnya.

Tahap persiapan SDKI 2022 menurut Boediastoeti sudah dilaksanakan sejak tahun 2021 dan dilanjutkan pada tahun 2022 oleh BRIN, BPS dan BKKBN. Adapun dokumen yang sudah dihasilkan pada tahap persiapan SDKI 2022 antara lain empat kuesioner dan sepuluh buku pedoman.

“Melalui jaringan kerjasama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, kami telah mempersiapkan 1.512 rekan rekan mahasiswa dan akademisi dari 34 perguruan tinggi terpilih pada 34 propinsi yang akan menjadi petugas pewawancara SDKI 2022,” lanjut Boediastoeti.

Secara detail, Boediastoeti menjelaskan kerjasama pelaksanaan uji coba survei di tiga lokasi dilaksanakan bersama tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Padjadjaran dan Universitas Diponegoro. Selanjutnya akan dilakukan adalah uji coba SDKI 2022 direncanakan pada 4 Juli – 4 Agustus 2022 pada tiga propinsi yaituJawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Pada September 2022, akan dilaksanakan pelatihan petugas lapangan untuk mendukung pelaksanaan SDKI 2022 pada 34 propinsi. Selanjutnya, tahapan pengumpulan data SDKI 2022 akan dilakukan pada Oktober – Desember 2022, dan pada akhir Desember 2022 akan disusun Laporan Pelaksanaan SDKI 2022.

Tahapan pengolahan, analisis data sampai dengan penulisan Laporan SDKI 2022 akan dilakukan pada tahun 2023 bersama-sama dengan periset BRIN dan akademisi perguruan tinggi. (H-2)

 

Baca Juga

Dok. LLdikti Wilayah III

Dorong Semangat Kampus Merdeka, LLDikti Wilayah III Luncurkan Program PMM-PKBN 

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 18:39 WIB
Program PMM akan membentuk para pelajar Pancasila dan calon pemimpin masa depan, dimana PMM akan mendorong pemulihan pandemi dan membawa...
Antara

Update 10 Agustus: 5.926 Kasus Covid-19 Terdeteksi Hari Ini

👤MGN 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 17:22 WIB
Sementara itu, kasus aktif covid-19 bertambah 1.002 sehingga menjadi 52.043...
DOK Pribadi.

Rayakan 60 Tahun Berdiri, Hotel Indonesia Kempinski Gelar Pameran Seni

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 17:02 WIB
Merayakan 60 tahun berdirinya Hotel Indonesia, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta kali ini mempersembahkan keelokan seni Indonesia melalui...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya