Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) meminta pemerintah untuk memberi afirmasi pendidikan kedokteran. Pasalnya, biaya pendidikan kedokteran di Indonesia masih sangat mahal dan sulit terjangkau bagi calon mahasiswa dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah.
"Sebenarnya kami berharap ada semacam subsidi bantuan atau afirmasi dari pemerintah untuk penyelenggaraan pendidikan kedokteran ini. Kita perlu memikirkan bagaimana ada pendidikan dokter dan pendidikan dokter spesialis tetap berjalan dengan bantuan-bantuan afirmatif," kata Ketua AIPKI Pusat Prof. dr. Budu, PhD, Sp.M(K), M.Med.Ed dalam Muktamar XI AIPKI, Jumat (10/6).
Menurutnya, afirmasi merupakan jalan terbaik untuk memberi kesempatan yang merata kepada semua anak bangsa. Mengingat, negara tentu saja tidak bisa serta merta menyelenggarakan pendidikan kedokteran secara gratis.
"Saya kira itulah salah satu tugas dari AIPKI untuk mengkomunikasikan ke stakeholder terkait tentang banyaknya image tentang mahalnya biaya pendidikan kedokteran," imbuhnya.
Baca juga : Bantu PMI, Tugure Targetkan 100 Kantong Darah dari Pendonor
Budu mengakui mahalnya pendidikan kedokteran dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah fasilitas yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran itu sendiri. Akan tetapi, untuk mengakselerasi jumlah dokter di Tanah Air memang harus ada keberpihakan pemerintah.
"Untuk kebutuhan seperti Papua, Kalimantam memang pemerintah harus bisa intervensi," tambahnya.
Upaya afirmatif itu, kata dia, harus terus diupayakan. Meskipun sebenarnya sudah ada bantuan seperti Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) untuk pendidikan kedokteran hingga penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) berjenjang berdasarkan kemampuan orang tua. Lebih lanjut pihaknya mengimbau agar Fakultas Kedokteran untuk tidak menaikkan biaya pendidikan.
Sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyurati Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) terkait mahalnya pendidikan dokter. IDI mengatakan biaya pendidikan dokter semakin tidak terkendali. (OL-7)
Presiden Prabowo menjajaki kerja sama STEM dan kedokteran dengan 24 universitas terkemuka Inggris demi memperkuat pendidikan tinggi dan tenaga medis RI.
Program ini memungkinkan para mahasiswa untuk memperoleh pengalaman klinis melalui kegiatan kepaniteraan atau observership di berbagai rumah sakit luar negeri.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan, pemerintah bakal merealisasikan pembukaan kampus-kampus kedokteran di berbagai daerah sebagai langkah konkret menjawab kebutuhan nasional.
Kemdiktisaintek mendukung upaya Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) dalam memperbaiki tata kelola dan sistem perguruan tinggi di bidang pendidikan kedokteran.
Magnetic Resonance Imaging (MRI) sudah lama menjadi standar emas di dunia medis modern.
DERETAN kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter di berbagai wilayah telah memicu kemarahan publik karena tercela dan mencoreng profesi kedokteran.
Peran aktif perguruan tinggi harus didorong dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nasional agar memiliki daya saing global.
FGD ini dihadiri oleh perwakilan dari 56 perguruan tinggi se-Indonesia yang berdialog langsung dengan pelaku industri Malaysia.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara perguruan tinggi dan mitra industri untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan dinamika dan tuntutan dunia profesional.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik lintas negara dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui sinergi antarinstitus.
Dekan FPsi UNJ, Gumgum Gumelar, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan dunia kerja dalam menyiapkan lulusan psikologi yang adaptif, kompeten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved