Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Katolik (Unika) Atma Jaya terus memperkuat komitmennya sebagai kampus berwawasan lingkungan dan keberlanjutan. Hal itu dilaksanakan lewat kegiatan penanaman 620 bibit pohon, menyebarkan 6.200 benih ikan dan launching eco enzyme di komplek Kampus 3 BSD, pada Minggu (5/6) yang bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Rektor Unika Atma Jaya, Agustinus Prasetyantoko mengatakan bahwa Atma Jaya turut menjadi bagian dari gerakan besar di seluruh dunia terkait dengan isu lingkungan dan keberlanjutan. Mewujudkan kampus yang berwawasan lingkungan tidak berhenti di konsep dan teori saja, tetapi harus dikonkretkan dengan kontribusi nyata yakni mulai menanam.
"Tugas universitas, perguruan tinggi adalah yang paling utama menyiapkan generasi mendatang. Kita siapkan generasi mendatang yang punya wawasan lingkungan dan juga punya prilaku terkait dengan keberlanjutan," kata Rektor dalam keterangannya, Senin (6/6).
Agustinus menyampaikan bahwa kali ini adalah peringatan ke 50 tahun Stockholm Conference tentang lingkungan hidup. Selain diadopsi berbagai negara dan organisasi multinasional, komunitas Katolik di Keuskupan Jakarta juga memiliki komitmen yang sama terkait lingkungan. Surat Gembala Uskup Agung Jakarta mengingatkan dan mengajak semua pihak untuk secara nyata berkontribusi pada lingkungan. "Dan kita pun juga ingin menjadi yang terdepan untuk terus-menerus menyiapkan generasi mendatang yang peduli terhadap lingkungan," imbuhnya.
Komitmen pada lingkungan hidup merupakan bagian dari cita-cita Atma Jaya. Dan seiring dengan perayaan Dies Natalis ke-62 Unika Atma Jaya, Agustinus berharap komitmen terhadap lingkungan itu semakin konkret dan nyata pada setiap aspek.
"Praktik, manajemen sehari-hari, pengembangan kurikulum sampai pendampingan mahasiswa dan juga kehidupan sehari-hari kita ingin itu terintegrasi satu sama lain. Sehingga kita bisa menyatakan Atma Jaya sebagai salah satu kampus yang berwawasan lingkungan dan keberlanjutan," kata dia.
Baca juga : Arkeolog UI: Butuh Biaya Besar Merawat Candi Borobudur
Sekretaris Yayasan Atma Jaya Maria Theodora Kurniawati Oermardi menegaskan bahwa Atma Jaya selalu menjadi yang terdepan dalam upaya menjaga lingkungan hidup. Menanam pohon merupakan suatu refleksi untuk terus bertumbuh dan berkembang sebagai manusia Indonesia yang unggul.
"Saya berharap kita semua di alam transformasi perubahan ini menuju ke tempat yang mungkin belum terlalu jelas kita berkaca dari pohon kecil yang tumbuh di bebatuan atau di tempat gersang tetap bisa tetap indah," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Agustinus Prajaka Wahyu Baskara menerangkan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Dies Natalis Unika Atma Jaya ke-62 tahun yang jatuh pada 1 Juli. Banyak kegiatan akademik dan non akademik yang sudah diselenggarakan. Untuk kegiatan non akademi, salah satunya terkait lingkungan. Sehingga, bertempat dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dilaksanakan juga kegiatan penanaman, penyebaran ikan dan launching eco enzyme.
"Tugas kita semua untuk menjaga lingkungan dan sekitarnya, bagaimana pertumbuhan ekologis itu kita wujudkan saat ini, menjadi aksi riil berupa penyemaian bibit pohon dan juga penyebaran bibit ikan ini," terang.
Kegiatan lingkungan tersebut akan terus dilakukan sebagai wujud komitmen kampus. Dia berharap bisa memperluas dan mengajak lebih banyak pihak untuk terlibat bersama. (OL_-7)
Gerakan ”Kelola e-Waste, Sayangi Bumi” berlangsung pada 14 Oktober hingga 31 Desember 2025, dengan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.
GERAKAN penghijauan berskala nasional akan resmi dimulai dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Intensitas hujan tinggi yang terjadi dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa longsor, banjir, pohon tumbang dan pergerakan tanah.
Penanaman 5.831 bibit pohon di Desa Sagaranten, Sukabumi, pada Selasa, (23/12) menjadi bentuk aksi pelestarian yang terukur dan berkelanjutan.
Upaya mitigasi bencana banjir dan longgor kembali ditegaskan melalui kegiatan Penanaman Pohon Bersama yang digelar Korps Marinir TNi AL dan Pemprov Jabar.
PT Pertamina memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 dengan menggelar program penghijauan berskala besar.
Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten memeringati dies natalis ke-56 tahun ini menyelenggarakan jalan sehat dan silaturahmi, Sabtu (20/12).
Tema wisuda Innovate, Inspire, Impact menjadi penegasan arah universitas dalam menghadapi perkembangan zaman yang cepat dan kompleks.
Sandiaga Uno mendorong para lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi menjadi penggerak ekonomi.
UPI meniru falsafah dari pohon bambu. Kita bisa maju bersama-sama, kita bisa melesat bersama-sama apabila kita tidak sendirian
Dies Natalis diwarnai dengan peluncuran Buku Napak Tilas Perjalanan 40 Tahun Teknik Gas & Petrokimia, Teknik Kimia, Teknik Bioproses 1985-2025.
Prof. Sahiron menjelaskan bahwa ekoteologi bukan hanya tentang memelihara alam, tetapi juga tentang memelihara hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved