Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR meninggalnya mantan Ketua umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau yang lebih dikenal dengan panggilan Buya Syafii Maarif pada usia 86 tahun, membawa kesedihan tersendiri bagi Sekjen Kornas Ganjarist Kris Tjantra.
Kris yang sempat beberapa kali bertemu dengan Buya Syafii semasa hidupnya menegaskan, cendekiawan muslim tersebut adalah sosok yang sangat sederhana, guru bangsa yang patut dicontoh, negarawan sekaligus memiliki sifat mengayomi.
“Tidak cuma keluarga tercintanya yang merasa kehilangan tetapi saya rasa seluruh bangsa Indonesia juga kehilangan Buya Syafii. Walaupun sudah sangat sepuh, di usianya yang tidak muda lagi, segenap tenaga dan pemikiran Buya Syafii hanya ditujukan bagi kemajuan bangsa Indonesia. Buya Syafii adalah salah satu guru bangsa terbaik bagi Indonesia,” ungkap Kris pada Jumat (27/5).
Kris yang juga mengirimkan karangan bunga ke rumah duka sebagai bentuk ungkapan duka cita yang mendalam menambahkan, Buya Syafii Maarif jasanya sangat banyak tidak semata hanya kepada Muhammadiyah tetapi juga kepada bangsa Indonesia secara umum.
“Kalau disebutkan satu persatu jasa Buya Syafii sangat banyak bagi bangsa ini, namun hal terbesar dari jasa beliau dimata saya adalah sebagai salah satu bapak toleransi di Indonesia. Indonesia beragam atau majemuk dan salah satu tokoh yang bisa membuat rukun antar umat beragama di tanah air adalah sosok Buya Syafii,” tandas Kris.
Baca juga : Buya Syafii Tutup Usia, Menko PMK: Kita Kehilangan Bapak Bangsa
Setelah bertemu beberapa kali dengan sosok Buya Syafii Maarif, Kris juga mengaku semakin kagum dengan sifat sederhana yang dimiliki oleh almarhum semasa hidup.
"Dengan jabatan mentereng yang disandang oleh Buya Syafii, tak membuat Buya meninggalkan sifat sederhananya.
"Ketika bepergian Buya Syafii sering mempergunakan sepeda, angkutan umum dan tak segan untuk menyantap makan di warung pinggir jalan," kenang Kris.
Sebelum dikebumikan di Pemakanan Khusnul Khotimah, Kulonprogo, Yogyakarta, Buya Syafii Maarif terlebih dahulu disalatkan di masjid Gedhe Kauman Yogyakarta selepas shalat Jumat. (RO/OL-7)
KABAR duka datang dari keluarga Raisa. Ibunya, Ria Mariaty meninggal dunia pada Sabtu, (29/11) pagi.
Ayah Baim Wong bernama Johnny Wong telah meninggal dunia hari ini, Selasa (7/1). Johnny Wong wafat pada usia 78 tahun. Ia meninggal di RS Abdi Waluyo, Jakarta Pusat, pukul 04.27 WIB.
AKTRIS Marissa Haque yang juga sempat menjadi anggota DPR RI, sebelum meninggal disibukkan dengan aktivitasnya di dunia pendidikan. Ia mengajar di Indonesia Banking School (IBS), Kemang.
Suami dari artis Jennifer Coppen, Dali Wassink yang barusia 22 tahun dikabarkan meninggal dunia
Berita duka datang dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI). Ketua Umum IPHI, Ismed Hasan Putro meninggal dunia di Bandung, Senin (24/6).
TOKOH pers dan perfilman Indonesia, Profesor Salim Said, mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 18 Mei 2024 pada pukul 19.33 WIB.
Selain di STF Driyarkara, pemikiran almarhum juga sering mewarnai kuliah umum di berbagai universitas serta menjadi rujukan bagi para pegiat budaya di Indonesia.
Selama lebih dari enam dekade, Ratu Sirikit menikah dengan raja terlama di Thailand, Raja Bhumibol Adulyadej, yang meninggal dunia pada 2016.
Paul Daniel 'Ace' Frehley, gitaris band rock asal Amerika Serikat (AS), Kiss, meninggal dunia di usia 74 tahun.
Aktris Diane Keaton, yang lahir di Los Angeles, meraih ketenaran di era 1970-an melalui perannya sebagai Kay Adams-Corleone dalam film The Godfather.
Putri sulung Acil Bimbo, Anne Kusumawardhani, mengungkapkan bahwa dalam satu tahun terakhir sang ayah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Acil Bimbo berpulang di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dan akan dibawa ke rumah duka di kawasan Cigadung, Kota Bandung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved