Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TANGGAL 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Namun, peringatan Hardiknas tidak hanya mengenang hari kelahiran bapak pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, pada 2 Mei 1889 saja tetapi sebuah momentum untuk terus menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme bagi seluruh insan pendidikan di Indonesia.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkannya adalah dengan melaksanakan upacara bendera pada Hardiknas untuk mengingat dan merefleksikan kembali nilai perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam membangun pendidikan di Indonesia. Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, upacara bendera dilakukan secara terbatas dengan protokol kesehatan ketat.
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Provinsi DKI Jakarta, sebagai satuan kerja yang membantu peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Jumat (13/5) melaksanakan upacara peringatan Hardiknas. Tahun ini tema Hardiknas yang diusung adalah 'Pimpin Pemulihan Bergerak untuk Merdeka Belajar'.
Dalam sambutannya, Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P. menyampaikan amanah dari Mendikbudristek Nadiem Makarim bahwa dalam 2 tahun terakhir banyak tantangan yang dihadapi bersama. Hal ini juga menunjukan bahwa terutama insan pendidikan dapat cepat beradaptasi untuk bersama menuju pemulihan dan kebangkitan.
"Tahun ini kita membuktikan diri bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia," tutur Paris.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Universitas Bhayangkara Jakarta Raya yang bertindak sebagai petugas upacara dan telah merangkai acara upacara peringatan Hardiknas dengan khidmat. Acara ditutup dengan penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 19 pegawai dan dosen di lingkungan LLDikti Wilayah III yang telah mengabdi 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun.
"Saya ucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu penerima penghargaanm kehormatan Satyalancana Karya Satya. Semoga penghargaan tersebut semakin meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara di lingkungan LLDikti Wilayah III dan menambah kebanggaan sebagai bagian dari korps Kemendikbudristek. Semoga dapat memotivasi kita semua untuk terus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, berdedikasi, berkomitmen, dan disiplin dalam bekerja” imbuhnya. (RO/OL-15)
GURU Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Achmad Tjachja Nugraha, menilai Sekolah Rakyat merupakan langkah paling rasional untuk mengatasi kesenjangan pendidikan.
PENDIDIKAN kerap dimaknai sebatas proses belajar-mengajar di ruang kelas. Padahal, mutu pendidikan sesungguhnya dibangun oleh sebuah ekosistem yang lebih luas.
MENTERI Kesehatan memiliki ambisi besar untuk mereformasi sistem pendidikan dokter spesialis di Indonesia.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat (SR) se-Jawa Timur.
Pelaksanaan TKA SD dan SMP tahun 2026 diawali dengan pendaftaran peserta 19 Januari hingga 28 Februari 2026,
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved