Jumat 13 Mei 2022, 20:54 WIB

Pasien Hepatitis Akut Terbuka Kemungkinan Cangkok hati

Mediaindonesia | Humaniora
Pasien Hepatitis Akut Terbuka Kemungkinan Cangkok hati

Medcom.id
Ilustrasi

 

DIREKTUR Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Mohammad Syahril menyampaikan bahwa pasien hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya atau "acute hepatitis unknown etiology" terbuka kemungkinan mendapatkan terapi transplantasi hati.
 
"Ada kemungkinan kelak pasien hepatitis akut juga akan mendapatkan terapi transplantasi hati," ujarnya dalam konferensi pers "Update Perkembangan Kasus Hepatitis Akut di Indonesia" yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat.
 
Ia mengatakan, di Indonesia sudah dilakukan transplatansi hati untuk kasus-kasus hepatitis dan kasus-kasus lainnya.

Oleh karena itu, Syahril meminta masyarakat untuk waspada dan segera membawa anak atau anggota keluarga yang mengalami gejala hepatitis akut seperti demam, mual, muntah, hilang nafsu makan, diare akut, lemas lesu.
 
Selain itu, nyeri bagian perut, kembung perut, nyeri otot dan sendi, kuning di mata, urine seperti warna teh, serta perubahan pada warna feses.
 
"Dengan mengenali kasus lebih awal kita bisa lebih 'care' ke anak, jangan sampai lebih berat. Bisa konsultasi ke dokter," katanya.

Baca juga: RSPI Sulianto Saroso: Ada 18 Kasus Bergejala Hepatitis Akut di Indonesia

Di samping itu, lanjut dia, masyarakat juga diminta untuk rajin cuci tangan, memastikan makanan dan minuman dimasak hingga matang dan higienis.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan WHO pertama kali menerima laporan pada 5 April 2022 dari Inggris Raya mengenai 10 kasus hepatitis akut pada anak-anak usia 11 bulan-5 tahun pada periode Januari hingga Maret 2022 di Skotlandia Tengah.
 
Sejak secara resmi dipublikasikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh WHO pada 15 April, jumlah laporan terus bertambah, tercatat lebih dari 170 kasus dilaporkan oleh lebih dari 12 negara.
 
Kisaran kasus terjadi pada anak usia satu bulan sampai dengan 16 tahun.
 
"Sebanyak 17 anak di antaranya (10 persen) memerlukan transplantasi hati, dan satu kasus dilaporkan meninggal," katanya.(Ant/OL-4)

Baca Juga

Antara

Tinjau Hotel Jemaah Haji di Madinah, Menag Mengaku Puas

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 22 Mei 2022, 18:32 WIB
Layanan akomodasi jemaah haji Indonesia di Madinah menggunakan sistem full musim dan penyewaan blocking time. Adapun hotel yang disewa...
MI/ Andri Widiyanto

Update 22 Mei: 166,8 Juta Orang Sudah Divaksinasi Lengkap

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Minggu 22 Mei 2022, 18:32 WIB
Indonesia menargetkan 208,2 juta penduduk menerima vaksin...
dok.PITI

Munas VI PITI Pilih H Serian Wijatno sebagai Ketum 2022-2027

👤Muhamad Fauzi 🕔Minggu 22 Mei 2022, 16:25 WIB
MUKTAMAR Nasional (Munas) ke-VI Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI )menetapkan Dr. H. Serian Wijatno, SE, MM, MH. sebagai Ketua Umum...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya