Selasa 10 Mei 2022, 11:45 WIB

Kristal di Urine belum Tentu Pertanda Batu Ginjal

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Kristal di Urine belum Tentu Pertanda Batu Ginjal

onlymyhealth.com
ilustrasi

 

KRISTAL yang ditemukan di urine belum tentu menandakan ada batu di saluran kemih termasuk ginjal Anda. Hal itu diungkapkan Adistra Imam Satjakoesoemah dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI).

"Walaupun cikal bakal batu adalah kristal di urine, tidak sama pasti ada batu. Sama sekali tidak," kata dia dalam webinar kesehatan yang digelar RS Medistra, dikutip Selasa (10/5).

Adistra mengatakan, untuk memastikan ada tidaknya batu, pasien perlu menjalani pemeriksaan radiologi sebagai konfirmasi. Pemeriksaan radiologi yang umum adalah USG karena relatif mudah dilakukan dan memberikan hasil secara real-time.

Baca juga: Pasien Hemodialisa Harus Waspadai Kelebihan Cairan Tubuh

"Jadi harus ada evaluasi lanjut untuk konfirmasinya. Pemeriksaan radiologi yang paling utama biasanya USG. Kita harus nilai dan tahu kondisi ginjal, dan bagian kandung kemihnya," kata dia.

Gambaran batu saat melalui USG biasanya berwarna putih menyala terang dan disertai adanya bayangan. Menurut Adistra, biasanya batu-batu yang cukup besar misalnya di atas 5mm akan terlihat dengan jelas dengan pemeriksaan USG.

Kendati begitu, akurasi USG hanya mencapai 70%, tergantung siapa yang mengerjakannya dan alat yang digunakan. 

Dokter biasanya juga menyarankan pasien melakukan pemeriksaan CT-Scan khususnya untuk mendeteksi batu-batu dengan ukuran relatif kecil dan tidak bisa tampak jelas dengan USG.

"Kalau ingin tahu pasti khususnya untuk batu-batu yang kecil dan tidak yakin, yakni dengan CT-Scan karena mudah dilakukan dan tidak butuh persiapan khusus. CT-Scan merupakan gold standard untuk melihat batu karena pemeriksaan ini menilai kepadatan suatu organ," tutur Adistra.

Dia menambahkan, ada tiga parameter untuk menilai batu melalui CT-Scan yakni lokasi batu apakah di ginjal atau level ureter, ukuran batu dan derajat kekerasan atau densitas batu yang bisa didapat melalui pemeriksaan CT-Scan.

Batu pada ginjal atau saluran kemih sekitar 30%-45% tidak memiliki gejala. Biasanya pasien baru mengetahui adanya batu saat tidak sengaja melakukan pemeriksaan USG atau lainnya. Keluhan biasanya akan muncul setelah batu menimbulkan sumbatan atau peradangan pada saluran kemih.

Gejala dapat berupa nyeri pinggang tumpul atau hebat, nyeri pada pada perut bagian bawah, disertai mual, muntah dan keringat dingin. Pasien juga bisa mengalami demam tinggi disertai menggigil, kemudian kencing berdarah, putih keruh atau pekat.

Selain itu, anyang-anyangan, sering merasa nyeri saat berkemih, sulit atau tidak bisa kencing dan kencing berpasir atau keluar batu juga dapat menjadi gejala batu ginjal. (Ant/OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Siswowidodo

Vaksin Covid-19 Dosis Lengkap untuk Anak Capai 63,95%

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Rabu 25 Mei 2022, 21:07 WIB
Sebanyak 20.715.369 anak telah menerima vaksin dosis pertama. Jumlah itu sama dengan 78,47 persen dari target vaksinasi...
Kemendikbud Ristek

Kemendikbud Ristek Terbitkan 27 Izin Pembukaan Program Jaluar Cepat D2

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 25 Mei 2022, 21:04 WIB
Ia berharap para lulusan vokasi akan menjadi sosok yang kompeten, produktif dan...
DOK Kemenko PMK

Gotong-royong Jadi Kunci Capai Resiliensi Bangsa Indonesia

👤Widhoroso 🕔Rabu 25 Mei 2022, 20:55 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan gotong-royong telah menjadi kunci mencapai resiliensi bangsa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya