Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENKES Kesehatan (Kemenkes) mengatakan laju vaksinasi covid-19 di Indonesia semakin meningkat. Meski begitu, masyarakat tidak boleh terlena terutama selama periode mudik.
“Potensi menghadapi lonjakan covid-19 masih sulit kita prediksi apalagi kalau ada varian baru,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu dalam telekonferensi di Jakarta, Rabu (20/4).
Maxi memerinci cakupan vaksin dosis pertama sudah di atas 95 persen dari populasi. Kemudian laju vaksin dosis kedua 78 persen dan vaksinasi dosis ketiga atau booster sudah 15,3 persen.
Menurut Maxi, cakupan vaksinasi yang moncer berkat kerja sama seluruh pihak. Mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat yang inisiatif divaksin.
“Kemenkes terus memantau sekaligus mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan sebelum hingga pulang mudik,” papar dia.
Maxi mengingatkan pandemi covid-19 di Indonesia belum berakhir. Sehingga percepatan vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan (prokes) menjadi kunci menjaga kasus covid-19 terkendali.
“Peningkatan antibodi pada kelompok usia di atas 60 tahun menjadi prioritas agar tetap dilakukan percepatan vaksinasi karena mereka kelompok rentan,” pungkasnya. (OL-8)
LAPORAN terbaru Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa covid-19 XFG atau covid-19 varian stratus menjadi varian yang paling dominan di Indonesia.
Pengawasan dan pemantauan di pintu masuk internasional tetap ditingkatkan melalui SatuSehat Health Pass (SSHP).
KASUS Covid-19 kembali naik, Pemerintah Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, mewaspadai munculnya Covid-19 JN1 dengan pengawasan ketat di pintu masuk kota.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
"Jadi bukan dari varian yang menginfeksinya. Kelompok dengan kekebalan rendah seperti lansia, orang dengan komorbid, diabetes, hipertensi, gangguan ginjal khususnya yang tidak terkontrol
"Peningkatan Kasus juga tidak ada hubungannya dengan peningkatan kasus di Singapura ya. Di Indonesia bukan lonjakan tapi peningkatan kasus karena dari 60 ke 267 kasus baru dari minggu ini saja,"
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved