Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi I dari Fraksi Partai NasDem Muhammad Farhan menjelaskan, penelusuran lokasi para pengguna aplikasi PeduliLindungi dibutuhkan untuk meminimalisir penyebaran covid-19 di tengah masa pandemi.
Pernyatan Farhan disampaikan saat menjawab tudingan Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikta terkait adanya potensi pelanggaran HAM dalam penggunaan aplikasi Peduli Lindungi.
"Aplikasi Peduli Lindungi diluncurkan di tengah masa pandemi yang membutuhkan sebuah aplikasi yang dapat membantu upaya tracing penularan. Kondisi saat itu bisa dikategorikan dalam keterdesakan," ungkap Farhan saat dihubungi di Jakarta, Selasa (19/4).
Farhan melanjutkan, akses data pribadi dalam aplikasi Peduli Lindungi dipastikan tidak bisa diakses oleh pihak ketiga. Oleh sebab itu, dirinya menilai bahwa tidak ada pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pemerintah dalam penggunaan aplikasi Peduli Lindugi.
Baca juga : KPK Dalami Aset Milik Bupati Langkat yang Disamarkan
"Tidak ada pihak ketiga yang memiliki kewenangan untuk akses ke data pribadi pengguna nya," ungkapnya.
Potensi bocornya data para pengguna aplikasi Peduli Lindungi menurut Farhan dapat diatasi melalui regulasi perlindungan data pribadi.
Oleh karena itu dirinya menegaskan bahwa pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) perlu segera dituntaskan untuk menjawab keraguan bocornya data para pengguna aplikasi Peduli Lindungi.
"Pelanggaran HAM yang dituduhkan adalah sebuah potensi, atau kekhawatiran akan transparansi pengelolaan data pribadi yang dikumpulkan dan dikuasai lewat aplikasi Peduli Lindungi. Hal mana akan terjawab ketika RUU PDP diberlakukan," ungkapnya. (OL-7)
Sebuah studi terhadap siswa di Indonesia mengungkapkan bahwa 75% responden merasa lebih termotivasi saat belajar melalui pendekatan gamifikasi.
Momentum Ramadan merupakan periode paling krusial bagi industri aplikasi gaya hidup Muslim.
Apple resmi merilis iOS 26.2.1. Cek apakah iPhone 13, 14, atau SE Anda masih kebagian update fitur AirTag 2 ini. Berikut daftar lengkap kompatibilitasnya.
Apple merilis iOS 26.2.1 dengan fokus utama dukungan AirTag 2 dan perbaikan bug aplikasi Wallet. Simak rincian lengkap pembaruannya di sini.
Bagi pengguna iPhone yang belum sempat melakukan update ke versi 26.2, pembaruan ini akan digabungkan (bundled) sehingga Anda langsung mendapatkan seluruh fitur baru.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
PENAMBAHAN kasus baru Covid-19 di wilayah Sumatra Selatan masih bersifat fluktuatif. Bahkan baru-baru ini jumlah kasus baru Covid-19 cukup tinggi yakni 17 kasus.
KASUS Covid-19 kembali terjadi penambahan saat ini. Tak hanya di ibukota negara, hal serupa juga terjadi di seluruh provinsi di tanah air termasuk di Sumatera Selatan.
MENINGKATNYA kasus dan rendahnya tracing menjadi penyebab Kabupaten Indramayu, Jawa Barat masuk level 3 Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Selain mengimbau masyarakat yang tidak bergejala dan gejala ringan untuk melakukan isolasi mandiri atau terpadu, pemerintah juga terus meningkatkan testing.
Netty meminta pemerintah agar melakukan testing dan tracing secara masif sehingga jumlah temuan kasus di lapangan dan angka positivity rate mendekati riil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved