Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA Science Center (ISC) atau biasa dikenal dengan Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK), Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), bekerja sama dengan GREEBEL Indonesia sedang menyelenggarakan kompetisi "Coloring Science Contest" untuk siswa TK/PAUD yang dilakukan secara online.
Pendaftaran dan unggahan hasil karya ditutup sampai 15 Mei 2022. Lomba tersebut dalam rangka Hari Hutan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 21 Maret. Direktur Operasi ISC, Didik Adiarsah dalam keterangan tertulis, Senin (18/4) mengarakan kompetisi kali ini mengangkat tema Kekayaan Hayati Hutan Indonesia.
"Para peserta dapat berkreasi dalam mewarnai gambar tentang hutan, hewan, dan alam Indonesia yang memiliki keanekaragaman hayati serta kekayaan alam yang sangat melimpah," kata Didik.
Acara "Coloring Science Contest" diselenggarakan secara online di tengah Pandemi Covid-19.
Didik menambahkan kompetisi ini bertujuan untuk memberi kesempatan generasi muda khususnya anak-anak dalam berimajinasi, mengasah kreativitas, dan menunjukkan ide-idenya dalam sebuah karya seni agar anak dapat mencintai sains dengan cara yang berbeda.
Para peserta yang ingin ikut berkompetisi bisa mendaftar melalui link https://bit.ly/ColoringISCGreebel untuk mengunduh gambar pola yang akan diwarnai.
Juri kegiatan "Coloring Science Contest" dihadirkan dari beberapa Perguruan Tinggi ternama di Indonesia, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Kesenian Jakarta (IKJ), dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
baca juga: PP Iptek Gelar Science For All di Wilayah Banten
Hasil karya dinilai dewan juri berdasarkan harmonisasi/komposisi warna yang menarik, kecermatan dan ketelitian, serta kebersihan dan kerapihan.
Pemenang akan mendapatkan hadiah uang tunai dan paket merchandise dari GREEBEL untuk 6 juara terbaik berdasarkan keputusan dewan juri dan pemenang favorit lainnya. (N-1)
Jelajahi lorong waktu "From Past to Fast" di COMPASS 3.0. Simak wujud nyata inovasi teknologi Kurikulum Merdeka
Komet bernama 41P/Tuttle-Giacobini-Kresak dilaporkan mengalami perlambatan rotasi ekstrem hingga diduga berhenti total, sebelum akhirnya berbalik arah setelah mendekati Matahari.
Ilmuwan berhasil menyempurnakan metode penentuan usia permukaan Bulan dengan menggabungkan data sampel Chang’e-6.
Penelitian terbaru mengungkap meteorit Mars Black Beauty menyimpan air purba jauh lebih banyak, memperkuat bukti Mars pernah basah dan layak huni.
Studi terbaru mengungkap makalah ilmiah karya perempuan membutuhkan waktu lebih lama untuk terbit dibanding laki-laki.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Hal itu karena serangan Iran ke sejumlah negara tetangganya merupakan respons atas operasi militer AS-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu.
PENELITI dari BRIN kembali menambah daftar kekayaan biodiversitas Indonesia dengan mengidentifikasi dua spesies ngengat baru yang berasal dari Papua dan Sulawesi.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus berupaya mempercepat hilirisasi riset melalui program BRIN Goes to Industry.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
BRIN menjelaskan lubang besar di Aceh Tengah bukan fenomena sinkhole, melainkan longsoran geologi akibat batuan tufa rapuh, hujan lebat, dan faktor gempa bumi.
WILAYAH pesisir Indonesia menghadapi tekanan yang semakin kompleks, mulai dari abrasi, banjir rob, kenaikan muka air laut, hingga keterbatasan ruang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved