Sabtu 16 April 2022, 10:07 WIB

The Body Shop Ajak Berbagi Kebaikan dengan Kampanye Share More Kindness

Mediaindonesia.com | Humaniora
The Body Shop Ajak Berbagi Kebaikan dengan Kampanye Share More Kindness

Dok The Body Shop Indonesia
The Body Shop Indonesia kumpulkan kemasan bekas.

 

Dalam rangka merayakan Bulan Suci Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri, The Body Shop Indonesia hadir dengan sebuah kampanye bertajuk Share More Kindness with The Body Shop Green Ramadan.

Kampanye ini ingin mengajak kita menyebarkan pesan untuk terus berbagi kebaikan bagi orang tercinta, sesama dan juga semesta.  Dengan semakin membaiknya kondisi pandemi saat ini, maka kesempatan mudik dan bertemu langsung dengan keluarga tercinta bisa terwujud. Selain kehadiran, buah tangan menjadi hal penting yang ditunggu-tunggu. Hantaran (gift) selalu menyertai kehadiran kita di momen besar kumpul dengan keluarga di Hari Raya.

The Body Shop yang dikenal sebagai sustainable beauty brand hadir dengan berbagai pilihan gift yang lebih personal dalam paket Create Your Own Gift, yang dikemas dari bahan yang bisa dipakai berulang, juga tentunya produk-produk yang terbuat bahan dasar dan kemasan yang sustainable.

Selain itu kita juga diajak untuk bersama-sama membangun Green Library di Makassar, Kupang dan Lombok, agar semakin banyak anak Indonesia yang mendapatkan akses membaca buku dan meningkatkan literasi. Perpustakaan ini dilengkapi dengan recycled furniture yang berasal dari kemasan kosong yang konsumen The Body Shop kembalikan melalui program Bring Back Our Bottles dalam kerangka kampanye #KerenTanpaNyampah.  

“Di momen yang spesial ini kami ingin mengajak Anda untuk memaknai sebuah istilah ‘The Gifts that Keep on Giving’.  Makna dari sebuah hadiah bukan hanya dari bentuk fisiknya, namun bagaimana mengartikan makna hadiah itu secara lebih mendalam, yaitu memberi kebahagiaan, bantuan untuk meraih mimpi, dan juga terus berkontribusi terhadap semesta dengan terus menjaga keberlanjutannya," jelas Aryo Widiwardhono, CEO The Body Shop Indonesia, saat konferensi pers virtual, beberapa saat lalu.

Berbicara lebih lanjut dalam sesi talk show di acara ini,  Ratu Ommaya, Head of Values, Community, dan PR The Body Shop menjelaskan, gift tersebut yang isinya dapat dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan.

Gift dan kartu ucapan yang ramah lingkungan ini dipersembahkan sebagai bagian dari usaha mengurangi sampah plastik sekali pakai, terutama dalam konteks volume sampah plastik yang dihasilkan selama bulan Ramadan yang jumlahnya meningkat setiap tahunnya. Menurut data yang dirilis oleh Greenpeace di tahun 2019, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat jumlah sampah plastik selama Ramadan rata-rata meningkat 4% setiap tahunnya. Besarnya volume sampah plastik menjadi beban bagi lingkungan mengingat tingkat daur ulang yang sangat rendah yakni hanya 9 persen secara global. Maka timbunan sampah plastik pun berpotensi terus meningkat. Berdasarkan tren historis, timbunan sampah plastik kumulatif global diperkirakan akan mencapai lebih dari 25.000 juta metrik ton pada tahun 2050.

Menanggapi inisiatif ini, Iqbaal Ramadhan, seorang aktor, musisi, dan mahasiswa mengatakan. “Ramadan selalu memiliki makna spesial bagi saya, dan selalu berkaitan dengan berbagi kebaikan, dimana sangat sesuai dengan apa yang saya rasakan saat ini. Ketika kita berada jauh dari orang-orang yang kita cintai, dan tidak bisa bertemu langsung pada kesempatan bulan Ramadan maupun Hari Raya nanti, tidak berarti ekspresi cinta dan perhatian kita harus berhenti. Seperti yang sedang saya jalani sekarang, harus kembali ke Melbourne untuk kuliah dan jauh dari keluarga dan sahabat. Satu hal yang saya sangat suka yaitu konsistensinya dalam melakukan inisiatif yang ramah lingkungan dan bagaimana tetap menjaga keselarasan dengan semesta melalui produk-produknya."

Nila Tanzil, Founder & Executive Director Taman Bacaan Pelangi juga mengungkapkan, “Kami sangat bangga menjadi Impact Partner The Body Shop dalam usaha untuk membangun Green Library untuk digunakan oleh anak-anak di Kawasan Indonesia Timur, terutama di Makassar, Lombok, dan Kupang.  Taman Bacaan Pelangi telah mendirikan 145 perpustakaan anak dan memberikan akses buku bacaan kepada lebih dari 34.000 anak yang berusia 5-13 tahun dengan menyediakan lebih dari 250.000 buku bacaan anak dan telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 5.000 guru di Indonesia Timur. Setiap perpustakaan Taman Bacaan Pelangi memiliki minimal 1.250 hingga 3.000 buku cerita anak-anak. Rencananya, Green Library ini akan dibangun di 3 Sekolah Dasar yang berada kota-kota tersebut. Lokasi ini dipilih atas dasar Indeks Aktivitas Literasi Membaca (Alibaca) Nasional yang diluncurkan oleh Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2019, berada di provinsi yang masuk ke dalam kategori rendah”. (OL-12)

Baca Juga

gohasty.com

Ini 5 Hal yang Bisa Kamu Bicarakan Saat Kencan Pertama

👤Mia Vale 🕔Senin 04 Juli 2022, 05:15 WIB
Berbicara saat kencan pertama kadang sulit dipahami. Apalagi kondisi saat itu, kita berbicara dengan orang yang sama sekali belum...
Antara

Laju Vaksinasi Covid-19 di Luar Jawa dan Bali Tergolong Rendah

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Minggu 03 Juli 2022, 23:13 WIB
Pasalnya, ada 11 provinsi di luar Jawa dan Bali yang capaiannya di bawah 50...
ourworldindata.org

Indonesia Catat Tambahan 1.614 Kasus Baru

👤Faustinus Nua 🕔Minggu 03 Juli 2022, 22:30 WIB
KASUS Covid-19 di Indonesia kembali meningkat dalam beberapa hari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya