Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj, mengatakan biaya penyelenggaraan haji tahun 2022 tidak perlu ada kenaikkan. Sebab, kata Mustolih dana imbal hasil kelolaan BPKH tahun 2020 dan 2021 tidak terpakai.
“Tahun ini mestinya tidak naik. Jadi tidak perlu dinaikkan di angka 42-45 juta. Karena tahun 2020 dan 2021 tidak ada penyelenggaraan haji. Berarti dana imbal hasil kelolaan BPKH itu tidak terpakai,” kata Mustolih, saat dihubungi Media Indonesia, (12/4).
Mustolih menjelaskan biaya penyelenggaraan haji yang terpendam di bank dan investasi selama dua tahun kemarin, separuhnya disubsidi dan dikelola BPKH. Dana itu kisarannya ada di angka 6-7 triliun.
“Separuhnya disubsidi oleh imbal hasil yang dikelola BPKH. Kisarannya 6-7 triliun. Yang semestinya dikembalikan ke jamaah, disubsidikan untuk penyelenggaraan haji pada tahun berjalan. Aneh ketika ada penambahan biaya atau pembebanan biaya ke jamaah. Karena ada 2 tahun hasil Kelola BPKH yang ditaruh di bank dan investasi-investasi lain yang tidak dikeluarkan,” tutur dia.
Baca juga: Indonesia Harapkan Dapat 100 Ribu Kuota Haji Tahun Ini
Terkait kesiapan akomodasi, Mutolih mengungkapkan semua tergantung dari berapa banyak kuota yang akan diberikan pemerintah Arab Saudi. Ia menyampaikan hal itu masuk dalam persiapan tindak lanjut.
“Itu nanti bagian dari persiapan tindak lanjut. Setelah diumumkan berapa kuotanya, kemudian baru bisa diketahui berapa besaran akomodasi dan persiapan yang perlu dilakukan. Kalau berasumsi jumlah sekian, tapi ternyata yang berangkat tidak sebesar itu, ada risiko mubazir,” papar Mustolih.
Baca juga: Presiden dan Wapres Serahkan Zakat lewat Baznas
Ketua Komnas Haji dan Umrah itu menyampaikan selain persoalan biaya dan akomodasi, terkait kuota yang diberikan pemerintah Arab Saudi juga harus ada transparansi dari Kemenag.
“Saya kira perlu ada transparansi lah dari Kemenag tentang, sebetulnya berapa kuota dari Arab Saudi? Sebab nanti kuota itu akan dibagi-bagi lagi. Dalam kondisi seperti ini, banyak yang sangat berkepentingan selain jamaah. Kepala daerah misalnya, mereka juga ingin warganya berangkat haji,” tandasnya.(OL-4)
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memastikan proses transisi Kementerian Agama dan Kementerian Haji dan Umrah berjalan harmonis.
Kemenag menetapkan awal puasa 1 Ramadan 2026 jatuh pada Kamis, 19 Februari. Keputusan Sidang Isbat diambil berdasarkan kriteria MABIMS dan hasil hilal.
Download jadwal Imsakiyah 2026 (1447 H) resmi Kemenag & Muhammadiyah format PDF/JPG. Cek waktu imsak dan buka puasa seluruh kota di Indonesia di sini.
Pada tahap awal, bantuan disalurkan melalui program Kemenag Peduli berupa dukungan dana
KEMENTERIAN Agama akan menggelar sidang isbat awal puasa 1 Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi hari ini, Selasa (17/2).
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan bahwa jemaah haji Indonesia memperoleh layanan konsumsi terbaik.
Industri haji dan umrah di Indonesia merupakan sektor vital yang tidak hanya mendukung spiritualitas umat Muslim, tetapi juga menyumbang signifikan bagi perekonomian nasional
Garuda Indonesia menargetkan nilai transaksi hingga Rp520 miliar melalui penyelenggaraan Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2026
Tidak ada toleransi terhadap kelalaian dan ketidakdisiplinan, mengingat para peserta diklat nantinya akan menjadi ujung tombak pelayanan kepada jemaah haji di Arab Saudi.
Keberadaan petugas haji perempuan dinilai krusial untuk menghadirkan layanan terhadap kebutuhan spesifik jemaah perempuan, yang tidak selalu dapat dilakukan oleh petugas laki-laki.
sebanyak 170 ribu dari total 203.320 jemaah haji reguler 2026 masuk dalam kategori risiko tinggi (risti).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved