Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan menegaskan negara-negara G20 harus memperhatikan arsitektur kesehatan global untuk memperkuat layanan tuberkulosis (TB). Penyakit ini penting dipulihkan sehingga masih perlu meningkatkan pengawasan dan sistem manajemen informasi kesehatan.
"Sistem surveilans berbasis digital untuk TB memiliki sampel yang menguntungkan. Ini termasuk memungkinkan penggunaan pemeriksaan kualitas data otomatis, akses tepat waktu ke data, dan ketersediaan data tingkat individu untuk orang dengan infeksi TB," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam 1st Health Working Group Side Event on Tuberculosis di Yogyakarta, Selasa (29/3).
Kemudian perlu meningkatkan pengelolaan serta akses secara praktis terkait obat, regimen berstandar, pengobatan pencegahan TB, dan pendekatan inovatif yang benar-benar memaksimalkan dampak untuk meningkatkan penggunaan regimen baru.
Termasuk modifikasi jangka pendek atau regimen lain untuk TB sehingga memunculkan kesempatan untuk mempercepat desentralisasi dan perawatan yang meningkatkan hasil.
"Selain itu juga dapat mengurangi efek samping obat sehingga perlu berinvestasi secara memadai dan berkelanjutan dalam penelitian, pabrik teknologi, peningkatan kapasitas, vaksin yang lebih baik, terapi dan diagnostik untuk TB," ujarnya.
Baca juga : Kepala Daerah di Pulau Jawa Diminta Kebut Vaksinasi Covid-19
Diketahui bahwa tuberkulosis membunuh lebih dari 1,5 juta orang setiap tahun dan mempengaruhi jutaan orang lainnya dengan dampak yang sangat besar pada keluarga dan masyarakat. TB tetap menjadi prioritas banyak dalam beberapa tahun terakhir.
Budi menceritakan, antara abad 17 dan 19, TB merupakan salah satu pembunuh utama di dunia jika membunuh 35% dari total kematian secara global karena penyakit ini cenderung diturunkan dalam keluarga.
"Dokter dan Ahli Biologi asal Jerman dr Robert Koch meneliti selama enam bulan di laboratoriumnya, menemukan bakteri tuberkulosis. Hingga hari ini dari 140 tahun sejak ditemukan, tuberkulosis tetap menjadi beban global, yang telah menginfeksi lebih dari 10 juta individu," ungkapnya.
"Saat ini juga masih ada sekitar 30% masyarakat yang mengalami penyakit TB dan tidak mendapatkan perawatan Ini harus berubah sebanyak yang kita butuhkan untuk menjaga fokus kita untuk melayani pasien, keluarga dan masyarakat," pungkasnya. (OL-7)
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved