Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Perumahan dan Pemukiman Bappenas Tri Dewi Virgianti menyebutkan air minum yang layak di Indonesia masih terbilang rendah. Bila dilihat dari air yang layak berdasarkan jaringan pepipaan baru 15 juta rumah.
Saat ini capaian akses air minum yang aman mencapai 90,21% tetapi dengan jaringan perpipaan 20,69% atau ke 15 juta rumah. Angka tersebut tergolong kecil bila dibandingkan dengan negara lain. Sementara air minum layak yang bukan jaringan perpiaan sebanyak 69,52% atau sekitar 50 juta rumah tangga.
"Dasar sistem yang mendukung air minum aman adalah jaringan perpipaan. Mangkanya penting jaringan perpiaan ini dorong naik sehingga air minum layak lebih mudah didapatkan masyarakat," kata Tri dalam webinar Upaya Bersama Dalam Menjaga Kualitas Air Minum Aman yang Berkelanjutan Kemenkes, Selasa (22/3).
Baca juga: DKMG, Tokopedia dan Benih Baik Salurkan Donasi untuk Warga Prasejahtera
Sementara air minum bukan jaringan perpiaan (BJP) sumber kontaminasi airnya lebih tinggi atau bisa datang dari septic tank atau mata air yang terkontaminasi.
Berdasarkan penelitian yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan bahwa air ledeng/perpiaan yang tinggi kualitasnya dengan harga yang relatif lebih murah. Standar kualitas dihitung dari 5 parameter yakni TDS, E-coli, pH, nitrat, dan nitrit.
Kualitas dari air ledeng mencapai 28% dengan estimasi biaya yang dikeluarkan per bulan mencapai Rp86 ribu. Air isi ulang hanya 20,5% biaya sekitar Rp135 ribu, air sumur bor kualitasnya jauh lebih rendah yakni 15,4% meski biaya per bulan hanya Rp44 ribu.
Sementara air yang berasal dari penampungan air hujan kualitasnya hanya 15%, mata air terlindungi hanya 7% saja.
"Kami mendorong masyarakat untuk bisa mengonsumsi air yang lebih baik baik dari sisi kualitas, keberlanjutan lingkungan dan sebagainya. Kita juga mendorong PDAM menyediakan air minum yang lebih baik," ujarnya. (H-3)
Transisi menuju ekonomi sirkular dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif, meningkatkan daya saing nasional, serta membantu pencapaian target Net Zero Emissions 2060.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Ia menjelaskan, perubahan tata ruang yang tidak terkendali turut memengaruhi daya tampung air di wilayah Jabodetabek.
Paviliun Indonesia tidak hanya menyajikan kekayaan alam dan keberagaman budaya Indonesia, tetapi juga memperkenalkan potensi ekonomi, peluang investasi, dan kerja sama di panggung global.
DEPUTI Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Bappenas menekankan agar pemanfaatan potensi keanekaragaman hayati harus dikelola secara bertanggung jawab.
Pemprov Kalsel juga berkomitmen mendorong pemanfaatan Geopark Meratus sebagai penggerak ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Upaya pengiriman air bersih untuk warga di wilayah Lopon, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, berubah mencekam setelah sopir truk tangki menjadi sasaran tembakan
Cakupan layanan air bersih PDAM Tirta Asasta telah mencapai 23% dari total kebutuhan warga Kota Depok
Green mindset yang diusung Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, merupakan langkah strategis dan visioner untuk menjamin keberlanjutan layanan air bersih di Jakarta.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved