Minggu 27 Februari 2022, 23:47 WIB

Kantungi SK Laznas, Mandiri Amal Insani Siap Kelola Zakat Masyarakat Luas 

Mediaindonesia.com | Humaniora
Kantungi SK Laznas, Mandiri Amal Insani Siap Kelola Zakat Masyarakat Luas 

Dok. Laznas Mandiri Amai Insasi
Penyerahan SK Laznas Mandiri Amal Insasi

 

YAYASAN penghimpun dana zakat, infaq, shadaqah dan wakaf (Ziswaf) binaan Bank Mandiri, Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation menyatakan kesiapannya dalam mengelola dana Ziswaf yang dipercayakan masyarakat, termasuk nasabah dan lingkungan sekitarnya, usai mengantungi izin dari Kementerian Agama RI sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas). 

Menurut Pembina Laznas MAI dan Penasihat Unit Pengelola Zakat (UPZ) Bank Mandiri Agus Dwi Handaya, selama ini MAI Foundation telah mengedepankan dua prinsip utama dalam pengelolaan zakat, yakni taat prinsip Syar’i dan taat prinsip tata kelola Yayasan agar dapat berkembang menjadi lembaga Ziswaf yang modern, amanah, terpercaya, dan Rahmatan Lil Alamin (memberi kebaikan secara luas). 

“Konsistensi MAI dalam menerapkan dua prinsip tersebut serta inisiatif untuk mampu memenuhi berbagai persyaratan pemberian SK Laznas dari Kementerian Agama RI dilatarbelakangi oleh semata-mata keinginan untuk mengembangkan MAI agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada umat,” kata Agus yang juga merupakan Direktur Kepatuhan dan SDM Bank Mandiri saat menyaksikan penyerahan SK Laznas dari Kementerian Agama dan SK UPZ Baznas Bank Mandiri dari Baznas. 

Sertifikat ini, lanjut Agus, mengindikasikan bahwa pendekatan yang dilakukan MAI Foundation, yang juga telah mengantungi sertifikat Nazhir Waqaf dari Badan Waqaf Indonesia (BWI) dan !SO 9001:2015 dari Worldwide Quality Assurance (WQA), telah sejalan dengan prinsip-prinsip yang didorongkan oleh otoritas keagamaan di Indonesia. 

Berdiri pada 2 Oktober 2014, MAI Foundation mengusung misi untuk memfasilitasi pengumpulan dan pendistribusian ziswaf untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya kaum dhuafa, meningkatkan kemandirian, independensi dan akuntabilitas lembaga, serta mentransformasi nilai-nilai untuk mewujudkan masyarakat relijius. 

Saat ini, MAI Foundation hadir di tujuh wilayah di Indonesia, yakni di Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Banjarmasin, Palembang dan Makassar dengan wilayah penyaluran yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, bahkan hingga Hongkong. 

Baca juga : Pemerintah akan Cabut Kewajiban e-Visa Turis Asing

Sepanjang tahun lalu, MAI Foundation menyalurkan dana ziswaf sebesar lebih dari Rp22 miliar kepada lebih dari 160 ribu mustahik melalui serangkaian kegiatan amal yang terbagi dalam lima fokus, yakni pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan dan sarana fisik. Hal ini juga sejalan dengan arahan dan fokus kementerian BUMN. 

“Ke depan, kami berencana memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga pengelola zakat di Tanah Air serta lembaga non-profit lain untuk memperluas penyaluran ziswaf agar memiliki dampak yang luas dan terus berkelanjutan dalam jangka panjang sehingga mampu mengonversi para mustahik (penerima manfaat zakat) menjadi muzaki (orang yang berzakat),” kata Agus.  

Direktur Bimas Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengingatkan MAI Foundation dan UPZ Baznas Bank Mandiri memiliki tantangan kedepan untk membangun kesadaran partisipasi masyarakat dalam berziswaf, serta meningkatan kualitas dan kuantitas Ziswaf yang potensinya besar.  

“Saya berharap Laznas MAI dan UPZ Baznas Bank Mandiri dapat membangun sinergitas dan kolaborasi yang kuat dengan Baznas RI dan Kementerian Agama RI,” ungkapnya. 

Ketua Baznas RI Noor Achmad mengatakan, pihaknya mendorong Laznas MAI dan UPZ Baznas Bank Mandiri untuk terus menguatkan kelembagaan, SDM, dan Infrastruktur serta komitmen yang kuat dari UPZ Baznas Bank Mandiri untuk terus mengingatkan Karyawan/ti Bank Mandiri untuk menunaikan kewajiban Zakat.  

“Mudah-mudahan Laznas MAI dan UPZ Bank Mandiri yang telah terbentuk ini mampu menciptakan muzaki muzaki baru yang dibantu oleh Laznas MAI dan UPZ Baznas Bank Mandiri” sesuai aturan Baznas,  Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” ujar Noor Achmad. (RO/OL-7)

Baca Juga

DOK/PII

2.000-an Insinyur Indonesia sudah Bisa Berkiprah di Tingkat ASEAN

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 09 Desember 2022, 22:30 WIB
Sertifikat AER bertujuan untuk memberikan standardisasi dasar terkait profesi insinyur dalam menghadapi persaingan...
DOK.MI

Wakil Ketua MPR: Penanaman Nilai Pancasila Kikis Perilaku Koruptif

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 22:23 WIB
Hal itu disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati setiap 9 Desember setiap...
Dok. Kemendikbudristek

SMK Digital Bootcamp, Dorong Lahirnya Talenta Digital di Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 22:00 WIB
SMK Digital Bootcamp merupakan program pelatihan intensif kepada perwakilan peserta didik dan guru dari SMK pelaksana program Berbasis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya