Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI budaya Nusantara memberi makna yang luas dalam perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Bahkan empat konsensus kebangsaan Indonesia berakar dari nilai-nilai budaya yang diterapkan para pendahulu bangsa.
"Lewat beragam karya budaya masa lalu, kita diperlihatkan bahwa nilai-nilai toleransi dan gotong-royong sudah menjadi bagian dari kehidupan nenek moyang bangsa Indonesia," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/2). Keberagaman motif Batik Kudus misalnya, ujar Lestari, merupakan bukti sejarah bahwa proses akulturasi budaya berbagai etnis antara lain Jawa, Tiongkok, Arab, dan kolonial berlangsung dengan damai di Nusantara pada masa lalu.
Bahkan, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, masuknya agama Islam di Nusantara juga memanfaatkan sarana budaya dalam bentuk wayang. Dengan meminjam budaya lokal, tambahnya, ajaran Islam sebagai ajaran yang baru ketika itu bisa diterima masyarakat tanpa gejolak.
Di dalam proses akulturasi budaya tersebut, tambah Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, sarat pengamalan nilai-nilai saling menghargai dan menghormati, toleransi, dan kebinekaan yang saat ini merupakan bagian dari nilai-nilai yang disepakati bangsa ini dan dituangkan dalam empat konsensus kebangsaan kita (Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika). Jadi, tegas Rerie, budaya yang sarat nilai-nilai luhur yang mempersatukan bangsa ini harus dipahami dalam konteks yang tepat.
Dengan begitu, tegasnya, upaya mengharamkan budaya wayang yang mengandung nilai-nilai luhur dan merupakan bagian dari perjalanan sejarah bangsa serta syiar agama, bukan tindakan yang bijaksana. Rerie menilai mewarisi budaya yang mengandung nilai-nilai luhur kebangsaan kepada setiap anak bangsa merupakan langkah strategis agar identitas atau karakter bangsa ini tidak hilang.
Baca juga: Persiapkan Generasi Milenial Mampu Wujudkan Indonesia Emas pada 2045
Rerie sangat berharap, para pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat secara bersama mampu mewarisi budaya yang sarat nilai-nilai luhur kebangsaan kepada generasi penerus. Ini perlu diwujudkan agar tidak ada lagi pemahaman yang keliru terhadap nilai-nilai budaya yang dimiliki bangsa ini. (OL-14)
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Lestari Moerdijat mendorong kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
KEWASPADAAN terhadap ancaman gangguan kesehatan mental anak dan remaja harus ditingkatkan dan menjadi kepedulian bersama untuk segera diatasi.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
BANGUN kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi ancaman penyebaran virus Nipah di tanah air.
Aspek inklusivitas harus menjadi fondasi utama dalam proses pembangunan nasional.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved