Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengisi kuliah umum di hadapan mahasiswa Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani), Rabu (9/2).
Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Dudung mendorong mahasiswa kelak menjadi seorang pemimpin berani. Berani dalam arti mengambil keputusan penting meski setiap keputusan mengandung resiko berbeda-beda.
Selain itu, dia juga memotivasi mahasiswa sebagai pemimpin masa depan untuk selalu mengembangkan diri, dan tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita hoaks di media sosial.
"Dalam menghadapi hal-hal tersebut, para mahasiswa harus mempersiapkan
bagaimana memimpin orang, bagaimana mengajak orang. Green human resource management ini, bagaimana seorang pemimpin menciptakan lingkungan yang kondusif," paparnya.
Lebih lanjut jenderal asal Bandung itu menyampaikan, dalam membangun green human resource management, ada enam hal yang harus menjadi pedoman yaitu pimpinan harus dihormati, pemimpin yang diidolakan, dikagumi, dicintai, diidamkan, dan diharapkan.
"Selain itu, seorang pemimpin harus mampu berimajinasi, berinovasi, memiliki visi dan misi serta memiliki cita-cita dan harapan," jelasnya.
Sementara itu, Rektor Unjani Hikmahanto Juwana mengatakan, tujuan kuliah umum dari Kasad untuk memberikan motivasi bagi para mahasiswa dalam persaingan global di masa depan.
"Apa yang disampaikan Bapak Kasad yang juga sebagai Ketua Pembina Unjani, sesuai dengan visi dan misi Unjani yaitu sebagai universitas yang mahasiswanya memiliki kedisplinan, intrigritas dan loyalitas serta wawasan ilmu pengetahuan yang luas," ujarnya.
Dia menambahkan konsep green human resource management yang
disampaikan Kasad, sesuai dengan visi dan misi Unjani menjadi
Universitas yang berorientasi lingkungan yang memberikan manfaat bagi
masyarakat. (N-2)
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis Universitas LIA dalam memperkuat jejaring internasional dan memberikan pengalaman global bagi sivitas akademika.
MIU kini menaungi puluhan ribu mahasiswa dari lebih 130 negara, dengan cabang di berbagai kawasan dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved