Senin 07 Februari 2022, 06:30 WIB

Bidan, Ujung Tobak Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Bidan, Ujung Tobak Pelayanan Kesehatan Masyarakat

MI/Susanto
Bidan Ellen (kiri) melakukan kunjungan untuk memeriksa kondisi kesehatan ibu hamil di Desa Colol, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

 

KEPALA Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat Hasto Wardoyo menyebut bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat dengan jumlah tenaga yang saat ini sudah melebihi 400.000 orang.

"Bidan menjadi ujung tombak pelayanan di masyarakat karena jumlahnya besar, bidanlah tenaga yang mendapatkan izin melakukan antenatal care untuk suntik KB, pasang IUD, dan memonitor orang melahirkan," kata dia dalam webinar, dikutip Senin (7/2).

Hasto menuturkan, dalam menjangkau masyarakat di daerah diperlukan sistem layanan kesehatan yang lebih kuat, terutama dengan peran teknologi, sehingga apabila ada stressor seperti pandemi, pelayanan kesehatan di daerah akan lebih mampu merespon.

Baca juga: Pola Hidup Sehat Bisa Hindarkan Anda dari Penyakit Jantung

Dia menyambut hadirnya teknologi yang membantu bidan di Indonesia memaksimalkan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak.

"Kalau seandainya sistem pelayanan di bawah dibangun kuat dan bidan jadi tulang punggungnya, bidanlah menteri kesehatan di desa. Teknologi yang dibangun untuk kepentingan mereka, jejaring kuat ini menurut saya sangat penting dan strategis," tutur dia.

Hal senada juga diungkapkan, Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Emi Nurjasmi. Dia mengatakan bidan menjadi tenaga kesehatan yang strategis karena berada di tengah masyarakat dan mereka menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, apalagi sebagian besar bidan di Indonesia berada di daerah terpencil.

Setali tiga uang dengan Hasto, dia juga menyambut baik hadirnya teknologi yang mempermudah tugas bidan dalam menjangkau sasarannya.

"Peran bidan menjadi sangat penting. Saya menyambut baik adanya platform digital yang mempermudah tugas bidan dalam menjangkau sasaran," kata Emi.

Pada Desember 2021, tercatat terdapat 266 ribu bidan di fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia, dengan sekitar 37 ribu bidan membuka praktik sendiri. 

Bidan juga bertanggung jawab untuk membantu 62% kelahiran di  ndonesia, dan 85% pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care/ANC) secara nasional. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Antara/Jessica Helena Wuysang.

Kapan Cap Go Meh 2023, Ini Kumpulan Ucapan Selamatnya

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Senin 30 Januari 2023, 21:27 WIB
 Berikut kumpulan ucapan yang dapat Anda...
123RF/jolopes.

Manfaat Retinol dan Skincare yang Cocok Dikombinasikan

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Senin 30 Januari 2023, 21:22 WIB
Retinol terbuat dari vitamin A yang masih dalam bentuk...
Antara

KLHK Targetkan Penataan Batas Hutan Selesai 100% pada 2023

👤Atalya Puspa 🕔Senin 30 Januari 2023, 21:17 WIB
Kawasan hutan Indonesia memiliki luas 125 juta hektare, dengan panjang batas 373 ribu kilometer (km). Terdiri dari 284 ribu km batas luar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya