Sabtu 29 Januari 2022, 18:10 WIB

Cegah Ledakan Covid-19, Satgas Minta DKI Jakarta, Jabar dan Banten Tekan Laju Kenaikan Kasus

Zubaedah Hanum | Humaniora
Cegah Ledakan Covid-19, Satgas Minta DKI Jakarta, Jabar dan Banten Tekan Laju Kenaikan Kasus

Satgas Penanganan Covid-19
Infografis

 

PENINGKATAN kasus dalam seminggu terakhir didominasi 3 provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Secara nasional, kasus dalam seminggu terakhir sebanyak 14.729 kasus, dan 13.316 kasus atau 90,4% berasal dari 3 provinsi tersebut.

Satgas Penanganan Covid-19 meminta pemerintah atau satgas daerah di tiga provinsi tersebut melakukan strategi mitigasi untuk menekan laju kasus selama dua minggu ke depan.

"Kenaikan yang sudah terlihat konsisten saat ini terus menjadi perhatian pada penanganan covid-19," Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, dilansir dari laman Satgas Penanganan Covid-19.

Untuk mencegah lonjakan kasus yang lebih tinggi lagi Pemda setempat dimohon segera mengevaluasi dan kembali menegakkan implementasi protokol kesehatan di sektor perkantoran, fasilitas publik serta transportasi publik.

"Pemerintah pusat akan berkoordinasi dan mengevaluasi upaya mitigasi daerah secara rutin. Saya juga mengimbau bagi masyarakat pada 3 provinsi tersebut terutama bagi kategori rentan yaitu orang yang tidak dapat divaksin, anak-anak, dan lansia yang memiliki komorbid untuk menghindari aktivitas serta tempat dengan risiko penularan yang tinggi," pesan Wiku.

Pemerintah telah melakukan upaya antisipasi dengan menyediakan penambahan tempat tidur Wisma Atlet untuk Tower 4 dan 7, penyediaan rumah sakit dan hotel isolasi untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) sebanyak 949 tempat tidur dan total wisma karantina ada 18.759 tempat tidur dan hotel sebanyak 16.021 tambahan.

Penyediaan lebih dari 20 Hotel karantina untuk jemaah umrah dan penyiapan lebih dari 75.000 tempat isolasi terpusat di seluruh wilayah Indonesia, serta penyediaan stok obat-obatan dan oksigen dengan mendatangkan 16.000 Oksigen konsentrator yang dikirimkan ke seluruh rumah sakit di seluruh Indonesia.

Selain itu, kata Wiku, penting bagi daerah yang sedang mengalami kenaikan kasus untuk memperketat implementasi protokol kesehatan dan menekan mobilitas ke daerah lain. Agar mencegah transmisi antar daerah terutama pada tiga provinsi dengan penyumbang kasus terbanyak yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

"Jika kasus pada 3 provinsi ini terkendali,  maka daerah lain pun akan bisa terkendali. Kita tetap harus bisa menjaga agar daerah yang kasus yang masih rendah untuk tetap kondusif dan tetap rendah kasusnya," pungkas Wiku.

Wiku menambahkan, meski tren kenaikan kasusnya konsisten meningkat, namun jumlah kasus harian saat ini masih jauh dibawah kenaikan saat lonjakan kasus kedua akibat varian Delta pada bulan Juli 2021 lalu. Kenaikan pada 1 minggu terakhir adalah sebesar 14.729 kasus, sedangkan pada puncak kedua lalu mencapai 350.273 kasus dalam 1 minggu. (H-2)

 

Baca Juga

MI/M, Irfan

Rasio Kesembuhan Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 97,3 Persen

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 22:15 WIB
Sehingga angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,8 juta orang sembuh atau tepatnya 5.892.126 orang...
Dok.MOM

Merayakan Hidup dan Semangat Para Ibu di MomFest 2022 #CelebratingMOM5

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 21:58 WIB
MomFest #CelebratingMoM5 dihadiri lebih dari 300 peserta secara offline dan online serta dimeriahkan oleh figur publik dan para ahli di...
Antara/Hafidz Mubarak A

Eks Jubir Pemerintah Untuk Covid-19, Achmad Yurianto Meninggal Dunia

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 20:57 WIB
Wiwid menyebut Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan itu meninggal dunia di RSUD Syaiful Anwar,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya