Sabtu 29 Januari 2022, 17:15 WIB

Menkes: Kerja Sama Berbagai Pihak Percepat Vaksinasi Penguat

Mediiandonesia | Humaniora
Menkes: Kerja Sama Berbagai Pihak Percepat Vaksinasi Penguat

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

 

MENTERI Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, akan mempercepat bergulirnya program vaksinasi ketiga atau booster yang dirancang oleh Pemerintah Indonesia untuk melawan penyebaran COVID-19.

"Indonesia telah memasuki fase pemulihan pasca gelombang kedua COVID-19. Program vaksinasi booster sangat krusial bagi keberlanjutan pemulihan tersebut, dimana kita perlu memperkuat ketahanan masyarakat Indonesia terhadap varian baru, yaitu Omicron," kata Menteri Budi dalam keterangan pers yang diterima hari ini.

Pada 2021, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah bekerja sama erat dengan sejumlah pihak swasta yang merupakan perusahaan teknologi, untuk pendirian sentra vaksin drive-thru pertama di Asia Tenggara.

"Kami semua melihat peran nyata teknologi terhadap efisiensi pendistribusian vaksinasi. Oleh karena itu, kami menyambut baik kemitraan lanjutan untuk pendistribusian vaksinasi booster bersama kedua perusahaan teknologi tersebut," kata Budi.

Baca juga: Kasus Aktif Korona di Kepri Bertambah 10 Orang

Kini dua perusahaan swasta yang bergerak di bidang teknologi itu kembali bekerjasama dengan pemerintah untuk mendistribusikan vaksinasi booster yang menyasar puluhan ribu anggota masyarakat di kategori kelompok prioritas dan rentan, serta para mitra ojek online di wilayah Bali.

"Peningkatan imunitas masyarakat sangat penting bagi Bali yang akan menjadi tuan rumah G20 dan menyambut tamu dari berbagai negara. Kami harap inisiatif dari Grab dan Good Doctor dapat mendorong lebih banyak pihak swasta lainnya untuk turut mensukseskan program vaksinasi Indonesia,” tambah Budi.

Gubernur Bali Wayan Koster yang diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta, mengatakan bahwa vaksinasi booster hadir di waktu yang tepat, mengingat bahwa Bali akan menjadi tuan rumah berbagai pertemuan terkait Presidensi G20 Indonesia 2022, terutama puncak acara yaitu Konferensi Tingkat Tinggi G20 pada Oktober mendatang.

“Pemerintah Bali telah memulai berbagai persiapan untuk menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali 2022, yang diharapkan akan membangkitkan kembali ekonomi di Pulau Dewata. Pemberian vaksinasi booster oleh pihak swasta ke pelaku pariwisata dan UMKM akan memberikan efek jangka panjang yang sangat baik bukan saja bagi perlindungan kesehatan para pekerja di sektor-sektor utama tersebut, tapi juga tamu nasional dan internasional yang akan berkunjung ke Bali,” tutup IGW Samsi Gunarta. (Ant/OL-4)

Baca Juga

Pexels

Media Sosial Berdampak Negatif Bagi Remaja, Benarkah?

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 17 Mei 2022, 12:45 WIB
"Pemanfaatan media sosial secara bijak yakni mampu mengendalikan diri dengan produktif dan positif, maka dia dapat menumbuhkan...
Ist

Seminar Nasional CORE UPJ 2022 Sukses Kupas Komunikasi Pasca-Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 17 Mei 2022, 11:33 WIB
CORE merupakan acara yang mewadahi para akademisi, praktisi, dan mahasiswa komunikasi untuk berbagi padangan dalam hal memecahkan masalah...
Medcom

Kecemasan dan Depresi Tingkatkan Risiko Penyakit Kronis

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 17 Mei 2022, 11:30 WIB
"Ada cukup penelitian untuk memberi tahu kami bahwa ketika seorang pasien yang memiliki kondisi kesehatan mental akan membutuhkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya