Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Anindito Aditomo mengatakan, Kurikulum Prototipe bisa diterapkan semua sekolah, termasuk sekolah di daerah perbatasan atau daerah 3T.
Dengan menekankan pada fleksibilitas dan tidak padat materi pembelajaran, hal itu bisa meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mengatasi masalah kesenjangan pendidikan.
"Kurikulum ini dapat diterapkan tanpa teknologi, tanpa gadget. Memang ada keterbatasan seperti pelatihan gurunya, tetapi pada dasarnya materi lebih sedikit dan fokus pada esensial itu membuka peluang pada sekolah-sekolah untuk fokus pada peningkatan kompetensi dan karakter," jelasnya dalam FGD virtual pada Kamis (27/1).
Keterbatasan teknologi bukan menjadi penghambat sekolah di daerah terpencil tidak bisa menerapkan kurikulum baru. Justru, kata dia, banyak sekolah di daerah yang bukan sekolah favorit tergabung dalam sekolah penggerak.
Selain itu, lanjutnya, kebijakan Kemendikbudristek saat ini pun mengarah pada upaya mengatasi kesenjangan. Hal itu terbukti lewat penyaluran dana BOS yang majemuk. Artinya tiap sekolah mendapatkan alokasi dana yang berbeda sesuai kebutuhan dan indeks kemahalan harga di daerah.
"Ada sekolah yang BOS meningkat minimal 30%. Ada sekolah yang meningkat 100% lebih. Ini karena kesadaran bahwa titik start tiap sekolah berbeda, kebutuhan berbeda," imbuhnya.
Baca juga : Waspada, Kasus Covid-19 pada Anak akibat Varian Omikron Meningkat
BSKAP juga melakukan kajian terkait indeks pendidikan daerah untuk mengukur kesenjangan. Instrumen yang digunakan bukan skor absolut tetapi progres.
"Daerah yang berhasil adalah daerah yang meningkatkan literasi dan numerasi. Indikatornya progres, ini harapannya bisa memberi dorongan yang lebih kuat kepada daerah membuat kebijakan yang asimetris," tuturnya.
Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto menambahkan, kurikulum baru yang sudah diterapkan di sekolah penggerak dan SMK Pusat Keunggulan tidak memperparah kesenjangan. Banyak SMK yang ada di pelosok tergabung dalam SMK PK, bahkan kepala sekolahnya menjadi trainer di sekolah favorit.
"Ada SMK di penggunangan di Semarang yang dulu siswanya hanya tawur, sekarang jadi SMK PK. Itu bukan sekolah favorit," terangnya.
Hadirnya sekolah penggerak dan SMK PK yang sudah menerapkan kurikulum prototipe bukan untuk mengklasifikasi sekolah. Tidak ada sekolah favorit dan tidak favorit yang menjadi syarat untuk menerapkan kurikulum baru.
Semuanya tergantung pada kepala sekolah dan guru-guru yang mempunyai keinginan atau visi yang sama dalam memperbaiki kualitas pendidikan. (OL-7)
Saksi proyek pengadaan Chromebook Kemendikbudristek akui raup untung Rp10,2 miliar dan kembalikan Rp5,1 miliar ke Kejagung dalam sidang Tipikor Jakarta.
Nadiem menyampaikan bahwa dirinya tetap siap mengikuti persidangan, meski masih menjalani perawatan medis berdasarkan rekomendasi dokter.
Menjawab pertanyaan silang dari Nadiem Anwar Makarim di persidangan, mantan Dirjen PAUD Dikdasmen Hamid Muhammad menegaskan pandangannya tentang integritas mantan atasannya tersebut.
Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan review singkat atas persidangan dugaan rasuah pada pengadaan sistem Chromebook di Kemendikbudristek.
Sidang kasus dugaan korupsi di Kemendikbudristek Kembali bergulir, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (6/1).
Laman resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yakni https://pip.kemendikbudristek.com/ merupakan portal informasi resmi.
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
SEMBILAN puluh hari setelah banjir melanda Aceh, beberapa anak kembali duduk di bawah tenda biru yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat.
Penundaan ini murni merupakan langkah taktis untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah pemotongan dana transfer dari pusat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved