Selasa 25 Januari 2022, 06:15 WIB

Ini Tiga Pilihan Booster untuk Vaksin Covid-19 Sinovac

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Ini Tiga Pilihan Booster untuk Vaksin Covid-19 Sinovac

MI/Susanto
Petugas medis menunjukkan vaksin Sinovac bagi anak yang mengikuti vaksinasi ke dua di Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta.

 

DOSIS penguat (booster) dari vaksin AstraZeneca-Oxford, Pfizer-BioNTech, dan Johnson & Johnson, yang diberikan setelah dua dosis vaksin covid-19 buatan Sinovac, secara signifikan memicu antibodi yang lebih tinggi pada penerimanya, menurut hasil sebuah penelitian.

Respons antibodi terbaik terlihat ketika vaksin berbasis RNA diberikan sebagai booster setelah vaksinasi lengkap dengan dua dosis CoronaVac buatan Sinovac, kata para peneliti dari Universitas Oxford, Senin (24/1).

Mereka menambahkan respons antibodi terhadap varian Delta dan Omikron juga terlihat.  

Baca juga: Ini Alasan Kemendikbudristek Kukuh Pertahankan PTM Meski Kasus Omikron Meningkat 

Menurut Covid-19 Vaccine Tracker, vaksin CoronaVac telah digunakan di 52 negara, termasuk Indonesia.

Berdasarkan informasi dari pembuatnya, CoronaVac 51% efektif mencegah infeksi bergejala dan 100% efektif mencegah terjadinya kasus rawat inap dan penyakit parah.

WHO mengatakan vaksin covid-19 yang memiliki efektivitas sedikitnya 50% akan membantu mengendalikan pandemi. (Ant/OL-1)

Baca Juga

ANTARA/ Galih Pradipta

Menteri PPPA Kecam Aksi Pengusiran oleh Warga Terhadap Seorang Perempuan di Cianjur

👤 Dinda Shabrina 🕔Rabu 18 Mei 2022, 11:25 WIB
Dalam kejadian yang menimpa N ini perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut. Apapun alasannya, permasalahan sebab akibat menjadi syarat...
Dok IndonesiaKaya

Serial Musikal Siti Nurbaya Raih Penghargaan di Singapura

👤Retno Hemawati 🕔Rabu 18 Mei 2022, 11:13 WIB
Serial Musikal Nurbaya ini juga berhasil mendapatkan penghargaan bronze pada kategori Best PR Campaign: Entertainment dalam acara...
Ist

BMKG Terapkan Paradigma Preventive Maintenance Sistem Peringatan Dini

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 18 Mei 2022, 11:05 WIB
Langkah ini dilakukan karena BMKG tidak ingin “kecolongan” dengan kejadian bencana...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya