Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Sosial Tri Rismaharini membantu perbaikan akses pejalan kaki dari Saung Kreatif menuju Kampung Badui, saat berkunjung ke Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (20/1).
Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (21/1), Risma merespons permintaan Kepala Desa Kanekes, Leuwidamar, Jaro Saija, untuk perbaikan jalan tersebut agar lebih nyaman dilewati pengunjung, sebab masih berupa tanah dan licin saat hujan. "Berapa biayanya? Berapa meter itu panjangnya? Saya kasih sekarang bisa ya uangnya," ujar Risma. Risma kemudian memberikan uang tunai sebesar Rp100 juta, yang dipergunakan untuk perbaikan jalan.
Selain itu, dari Kementerian Sosial juga mengucurkan bantuan sebesar Rp1.001.000.000. Rincian bantuan untuk pembangunan 24 rumah, masing-masing Rp35 juta, sehingga total senilai Rp840 juta. Untuk bantuan jaminan hidup selama tiga bulan, masing-masing Rp500 ribu, total sebesar Rp36 juta. Kemudian bantuan stimulan perekonomian Rp25 juta kepada masing-masing lima kelompok atau total Rp125 juta.
Selain itu, Risma juga banyak berdiskusi tentang bantuan yang dibutuhkan untuk warga adat Badui dan sejauh mana adat mengizinkan untuk bantuan peternakan ayam, lele, hingga keterampilan menjahit.
Jaro Saija menyatakan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan dalam aturan adat. Bisa saja warga setempat menerima bantuan hewan ternak, namun untuk dibiarkan hidup bebas, tidak bisa dipelihara dalam sistem peternakan.
Namun, katanya, bantuan mesin jahit bisa diberikan untuk Saung Kreatif Badui, sehingga Risma berencana memberikan pelatihan menjahit serta mesin-mesin jahit untuk pemberdayaan warga adat.
Para tokoh Badui, seperti Jaro Saija dan Mursid menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Sosial atas bantuan yang telah diberikan. "Terima kasih atas bantuan ibu. Sudah jauh-jauh datang dari Jakarta ke kampung Badui. Juga datang untuk memberikan bantuan," kata Saija. (Ant/OL-12)
Kemensos mengirimkan Tim Asesmen khusus ke Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memverifikasi status sosial ekonomi keluarga YBS.
Kementerian Sosial (Kemensos) mengirim Tim Asesmen ke Ngada, NTT, untuk mendalami kondisi keluarga YBS, anak SD yang bunuh diri beberapa waktu lalu.
Kemensos menonaktifkan 13,5 juta peserta BPJS Kesehatan dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sepanjang 2025.
Peserta JKN yang dinonaktifkan tersebut bisa mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya jika yang bersangkutan memenuhi beberapa kriteria.
Persoalan keterbatasan kapasitas, terutama pada Sekolah Rakyat yang belum memiliki gedung sendiri dan masih memanfaatkan sentra atau balai milik Kementerian Sosial.
Abidin mendorong adanya koordinasi cepat antara Kementerian Sosial dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan fisik sekolah di tingkat kabupaten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved