Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden (Wapres) RI, KH Ma’ruf Amin mengingatkan kepada perusahaan peserta PROPER atau Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan untuk selalu berkomitmen pada kepedulian sosial.
Kepedulian sosial, menurut Wapres, harus terus ditingkatkan untuk mengurangi dampak pandemi di tengah-tengah masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan.
“Pelaksanaan kegiatan yang positif selama pandemi dapat diadopsi sebagai adaptasi kebiasaan baru atau new normal,” ujar KH Ma’ruf Amin.
Pernyataan Wapres disampaikan saat memberikan amanat pada penyerahan secara langsung penghargaan Anugerah Lingkungan PROPER Tahun 2021 Kementerian Lngkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kepada 47 perusahaan peringkat PROPER Emas di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (28/12).
Dalam acara penyerahan anugerah lingkungan PROPER ini, Wapres KH.Ma'ruf Amin didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya. Acara juga disiarkan melalui Live Streaming di kanal Youtube Kementerian LHK dan Ditjen PPKL.
Tahun ini kali kedua penghargaan dilaksanakan dalam suasana pandemi Covid-19, dengan protokol kesehatan ketat.
Selain Wapres, Menteri LHK Siti Nurbaya ikut mendampingi memberikan ucapan selamat kepada perusahaan yang telah secara konsisten menunjukkan keunggulan lingkungan dalam proses produksi dan jasa, serta melaksanakan bisnis yang beretika dan bertanggung jawab terhadap masyarakat.
PROPER bertujuan untuk mendorong ketaatan industri terhadap peraturan perundangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Peringkat PROPER terbagi menjadi dua kategori yaitu ketaatan (Biru, Merah, Hitam), dan beyond compliance (Emas dan Hijau). Peringkat tertinggi adalah Emas dan peringkat terburuk adalah Hitam.
Aspek penilaian ketaatan yang dievaluasi dalam penghargaan PROPER meliputi persetujuan lingkungan, pengendalian pencemaran air, pengendalian pencemaran udara, pengelolaan limbah B3 dan non-B3, pengelolaan sampah, dan potensi kerusakan lahan khusus untuk kegiatan pertambangan.
PROPER telah berlangsung selama 26 tahun dan sudah berkembang menjadi platform bagi dunia usaha untuk melakukan praktik bisnis yang berkelanjutan dengan menerapkan prinsip ekonomi hijau.
Kriteria pengelolaan lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat yang terdapat di PROPER meliputi sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, penurunan emisi dan gas rumah kaca, efisiensi air, penurunan dan pemanfaatan limbah B3, pengelolaan 3R sampah, perlindungan keanekaragaman hayati, pengembangan masyarakat, penerapan Life Cycle Assesment, serta Social Return on Invesment.
Peserta PROPER Tahun 2020-2021 adalah 2.593 perusahaan yang yang terdiri dari 299 jenis industri, meningkat 555 perusahaan dari tahun 2020.
Berdasarkan evaluasi Tim Teknis dan pertimbangan Dewan Pertimbangan PROPER, ditetapkan peraih peringkat Emas sebanyak 47 perusahaan,
Hijau 186 perusahaan, BIRU 1.670 perusahaan, Merah 645 perusahaan, Hitam 0 perusahaan, dan 45 perusahaan tidak masuk peringkat karena tidak beroperasi/sedang dalam penegakan hukum/ditangguhkan.
Program PROPER turut berpartisipasi dalam rencana aksi Indonesia FOLU (Forestry and Other Land Use) Net Sink 2030.
FOLU Net Sink 2030 merupakan perwujudan komitmen Indonesia dalam melaksanakan reduksi emisi GRK dan mitigasi perubahan iklim sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016 tentang Pengesahan Paris Agreement to The United Nations Framework Convention on Climate Change.
Selain upaya dunia usaha mendukung FOLU Net Sink 2030, telah diidentifikasi memiliki peran yang penting melalui pembangunan dan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) berbasis keanekaragaman hayati dengan area binaan mencapai 286.468,9 hektare yang tersebar di 27 provinsi.
Dalam jangka panjang, perusahaan dituntut untuk mendukung Indonesia mencapai Net-Zero Emission pada Tahun 2060 atau diharapkan sedapat-dapatnya lebih awal.
Inovasi Pengelolaan Lingkungan
Sementara itu Menteri LHK Siti Nurbaya dalam laporannya mengatakan PROPER tahun 2021 mencapai kinerja yaitu efisiensi air 215.089.580 m3, efisiensi energi 392.764.490 GJ, 3R limbah B3 sebesar 21.543.438 ton, 3R limbah non-B3 sebanyak 6.593.294 ton.
Dari segi penurunan emisi konvensional tercapai sebesar 5.014.647 ton, dengan penurunan beban pencemaran 28.672.842 ton, serta penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 92.883.439 ton CO2e.
“Selain itu, PROPER Tahun 2021 juga menghasilkan jumlah inovasi dalam pengelolaan lingkungan diantaranya yaitu 117 inovasi dalam bidang keanekaragaman hayati, 129 efisiensi energi, serta 103 penurunan emisi,” kata Menteri LHK.
Lebih lanjut Siti Nurbaya mengatakan, eco innovation pada tahun ini tercatat 697 inovasi yang dihasilkan oleh perusahaan. Hasil inovasi ini mampu menghemat anggaran sebesar Rp 102,49. triliun. Harus diakui bahwa pandemik sangat berpengaruh terhadap aktvfitas ekonomi dan produksi.
Hal ini terlihat dari upaya efisiensi energi mengalami penurunan dari 430,24 juta GJ pada tahun 2020 menjadi 392,76 juta GJ pada tahun 2021. Namun, upaya pengurangan, pemanfaatan kembali dan daur ulang limbah B3 dan non-B3 mengalami kenaikan 31% dari 16,4 juta ton menjadi 21,54 juta ton dan 5,03 juta ton menjadi 6,59 juta ton.
“Hasil evaluasi kami menunjukkan tahun 2021 dana program pemberdayaan masyarakat yang bergulir di masyarakat mencapai Rp 2,6 triliun, sumbangsih dunia usaha ini mengalami penurunan dari Rp 6,21 triliun pada tahun 2020,” ungkap Menteri Siti.
Di hari yang sama secara terpisah, KLHK juga memberikan penghargaan kepada 186 perusahaan peringkat PROPER Hijau yaitu perusahaan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance) melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan.
Penghargaan diberikan secara daring/virtual oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Sigit Reliantoro, dan Ketua Dewan Pertimbangan PROPER, Prof. Sudharto P Hadi.
Pada kesempatan ini juga diberikan apresiasi lomba video PROPER terbaik dan terfavorit dari 84 kandidat PROPER Emas.
Berikut daftar pemenang Video PROPER Terbaik dan Terfavorit Kandidat PROPER Emas Tahun 2021 adalah PT. Bukit Asam, Tbk - Unit Pelabuhan Tarahan,.PT. Pertamina (Persero) – MOR VI Integrated Terminal Banjarmasin. PT. Pertamina (Persero) RU VII - Kasim Sorong, dan
PT. Pertamina (Persero) RU II Kilang Sei Pakning (Favorit). (RO/OL-09)
Penghargaan Global Excellence ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas visi tajam Veronicha dalam dunia bisnis.
Komitmen memperkuat efisiensi industri dan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) mengantarkan PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih sejumlah penghargaan.
Status Gold Learning Partner merupakan tingkat tertinggi dalam program kemitraan pembelajaran NEBOSH.
Pertumbuhan jangka panjang hanya dapat dicapai melalui tata kelola yang kuat, inovasi berkelanjutan, serta kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo meraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum.
Bank Jakarta meraih dua penghargaan atas komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan dan menjaga kinerja berkelanjutan.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengajak santri Hidayatullah mencintai hutan melalui gerakan menanam pohon dan menyerahkan 1.015 bibit produktif.
Sekjen PSI sekaligus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan ajaran Islam memiliki landasan teologis kuat untuk menjaga lingkungan dan hutan dalam perspektif ekoteologi.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto dan MenLH Hanif Faisol Nurofiq sepakat perkuat kolaborasi kampus dan pemerintah dalam pengelolaan sampah nasional.
Dalam satu tahun terakhir, Delonix Hotel Karawang menjalankan program keberlanjutan terstruktur yang mengacu pada kerangka kerja berbasis sains dari EarthCheck.
Di tengah tekanan deforestasi, perubahan iklim, dan tuntutan pasar terhadap komoditas berkelanjutan pemerintah dan pelaku usaha kehutanan mulai menggeser paradigma pengelolaan hutan.
Kemajuan ilmu pengetahuan modern telah membawa banyak progres dalam pengelolaan kehutanan dan lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved