Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
LIBUR sekolah telah tiba. Lalu, bagaimana sebaiknya mengisi libur sekolah agar tetap seru dan aman di tengah pandemi covid-19? Psikolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Diana Setiyawati, M.HSc.Psy., menyampaikan bahwa liburan di tengah pandemi perlu disiapkan dengan baik oleh keluarga.
“Hal yang harus dipersiapkan adalah membuat program kreatif terencana untuk family time. Misalnya main kuis bersama, masak bersama, dan kegiatan lain sambil diskusi tentang keluarga,” ujarnya seperti dikutip dari laman UGM, Selasa (28/12).
Baca juga: RS Premier Bintaro Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun
Agar liburan tetap terasa liburan bagi siswa, Dosen Fakultas Psikologi UGM ini menyarankan orang tua untuk merencanakan rutinitas yang berbeda dari biasanya sehingga liburan benar-benar terasa libur bagi anak. Sebab, sejak pandemi covid-19 menjadikan kondisi pembelajaran siswa berbeda dengan sebelum pandemi begitupun dengan liburan sekolah.
“Jika ada tugas yang diberikan sekolah semasa libur, tugas-tugas yang ada bisa dimaksimalkan dikerjakan bersama keluarga,” tuturnya.
Peneliti Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi UGM ini menuturkan liburan tidak harus diisi dengan berlibur ke luar rumah terlebih saat ini masih berada di tengah pandemi covid-19. Namun, jika akan berlibur ke luar rumah Diana mengimbau untuk berlibur dengan memilih destinasi wisata yang aman. Selain itu tetap mematuhi protokol kesehatan, memilih moda transportasi yang aman serta pemilihan waktu yang tepat.
Apabila ingin menghabiskan waktu liburan dengan tetap di rumah, Diana mengatakan ada banyak hal yang dapat dilakukan bersama keluarga. Selain membuat acara seru bersama keluarga seperti memasak, bermain bersama dan lainnya, liburan dirumah juga dapat diisi dengan mengikuti program online. Misalnya piknik online, bioskop online dan kegiatan seru online lainnya. (OL-6)
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Ahli epidemiologi Michael Osterholm memperingatkan dunia agar bersiap menghadapi pandemi mematikan berikutnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved