Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
LUPA jadwal pertemuan, atau janji dengan seseorang bukan berarti orang tersebut mengalami pikun. Sebab, lupa dan pikun berbeda.
Menurut dokter Ninik Mudjihartini yang merupakan staf pengajar Fakultas Kedokteran UI dan Anggota Perhimpunan dan Biologi Molekuler Indonesia (PPBMI) mengatakan, lupa merupakan peristiwa yang tidak dapat ditimbulkannya kembali informasi yang telah diterima dan disimpan.
“Hilangnya kemampuan untuk menyebut atau memproduksi kembali apa yang sebelumnya telah dipelajari,” ujar Ninik dalam Webinar Kiat Sehat Lansia Pasca Pandemi, yang diselenggarakan FKUI disiarkan via YouTube, Sabtu (18/12)
Sedangkan, pikun atau yang saat ini terkenal dengan istilah demensia, yakni lebih pada kemampuan berfikir yang menurun secara drastis akibat menurunnya fungsi jaringan otak.
“Jadi ini benar benar terkait fungsi jaringan otak kita, dan gejalanya meningkat seiring pertambahan usia, dan pikun bukan merupakan gejala normal dari proses penuaan, ini ada kelainan pada otak kita,” jelasnya.
Adapun penyebabnya, Ninik menjelaskan yakni merokok, konsumsi gula terlalu banyak, makan terlalu banyak, kurang tidur dan kurang menstimulasi pikiran.
“Jadi kita terlalu menganggap sesuatu itu dan tidak kita pikirkan, atau kita terlalu tidak menggunakan pikiran itu juga tidak baik,” lanjut Ninik.
Pencegahan pikun bisa dimulai dari memberikan makan otak kita dengan makanan yang bergizi, olahraga,olah otak dan istirahatkan otak kita.
Sayuran hijau setiap hari dan makanan berprotein seperti ikan salmon sangat membantu untuk pencegahan pikun. Ninik menerangkan, selain ikan salmon yang sangat jarang ditemui dipasaran dan harga yang mahal, bisa diganti dengan ikan kembung.
Selain makanan bergizi dan seimbang, bisa juga diimbangi dengan olahraga yang sesuai dengan mudah, seperti bersepeda atau berenang. Latihan menguatkan otot juga diperlukan, yakni dengan latihan duduk dan berdiri secara berulang dilakukan cukup di rumah.
Olah otak
Olah otak juga membantu mencegah seseorang atau lansia mengalami pikun, seperti kegiatan bermain catur hingga bermain game menjadi solusi untuk seseorang mengolah otaknya.
Pengobatan saat seseorang telah mengalami pikun bisa dilakukan dengan berbagai cara diantaranya, penanganan tepat sejak dini. Kedua, beberapa kasus dapat diobati, jika dilakukan pengobatan tepat pada waktunya.
“Lalu diperlukan pengobatan simptomasik (obat) tetapi juga bersifat suportif dan pengobatan menyeluruh, dan yang tidak kalah penting adalah bantuan emosional keluarga dan teman dekat, pemeliharaan diet, rekreasi terapi dengan aktivitas tertentu seperti senam otak,” pungkas Ninik. (H-2)
HINGGA Februari 2026, belum ada kasus positif infeksi virus Nipah di Indonesia.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Simak tips puasa bagi pekerja lapangan agar tetap sehat, terhidrasi, dan produktif selama Ramadan, mulai dari sahur hingga berbuka.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Simak tips sahur, hidrasi, istirahat, dan olahraga ringan agar tubuh tetap sehat dan kuat saat menjalani hari pertama puasa Ramadan.
Sejarah manusia dipenuhi penemuan penting seperti listrik, internet, dan vaksin yang mengubah peradaban. Inovasi ini menjadi fondasi kemajuan teknologi, komunikasi, dan kesehatan global.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Tontonan yang diakses secara terus-menerus memicu adiksi yang membuat anak enggan berhenti menatap layar.
Saat seseorang menguap, cairan serebrospinal (CSF) atau cairan yang melindungi dan menjaga fungsi sistem saraf pusat bergerak menjauh dari otak.
Selain sakit kepala dan asfiksia (kekurangan oksigen), gas tertawa dapat memicu terbentuknya bekuan darah serta gangguan pada hitung darah.
Kesehatan otak seharusnya dirawat sejak dini melalui kebiasaan sehari-hari yang konsisten.
Penelitian terbaru mengungkap ekspresi wajah primata dan manusia adalah tindakan terencana, bukan sekadar respons emosional otomatis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved