Sabtu 18 Desember 2021, 11:50 WIB

Varian Omicron Terdeteksi, Pemerintah Diminta Siapkan Infrastruktur

Tri Subarkah | Humaniora
Varian Omicron Terdeteksi, Pemerintah Diminta Siapkan Infrastruktur

ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) dr.Masdalina Pane, SKM, M.Epid.

 

KEPALA Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) dr.Masdalina Pane, SKM, M.Epid. mengingatkan pemerintah untuk menyiapkan infrastruktur kesehatan pasca tiga kasus Covid-19 varian omicron terdeteksi di Indonesia. Hal ini diperlukan guna mencegah terjadinya lonjakan kasus.

"Artinya mulai dari sekarang rencana kontinjensinya harus segera disiapkan," ujarnya dalam diskusi bertajuk Heboh Omicron yang dihelat Radio Trijaya, Sabtu (18/12).

"Supaya nanti kalau terjadi lonjakan kasus maka tidak ada lagi cerita bahwa oksigen kurang, obat hilang dari pasaran, tempat tidur ICU tidak cukup, masyarakat harus berekeliling mencari tempat tidur. Itu tidak boleh lagi terjadi," sambung Masdalina.

Selain mempersiapkan infrastruktur, ia juga mewanti-wanti pemerintah untuk menjaga pintu masuk, terutama dari warga negara asing yang melakukan perjalanan ke 11 negara. Masa karantina, katanya, juga harus diperpanjang.

Dengan terdeteksinya varian omicron, penyelidikan epidemiologi perlu dilakukan secara teliti. Daerah pun didorong untuk meningkatkan active case finding, khususnya di tempat-tempat yang bersifat closed population seperti penjara, panti asuhan, maupun boarding school.

"Karena mereka populasi yang rentan. Satu saja ada yang terkena, maka bisa cepat menyebar," jelas Masdalina.

Lebih lanjut, Masdalina mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin meneratkan protokol kesehatan 3M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan menjaga jarak. Sedangkan pemerintah diminta untuk memperkuat 3T, yaitu testing, tracing, serta treatment.

Kasus omicron pertama di Indonesia ditemukan dari pasien berinisial N yang merupakan petugas kebersihan Wisma Atlet Kemayoran. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengonfirmasi kasus tersebut pada Kamis (16/12) lalu.

Teranyar, Juru Bicara untuk Penanganan Covid-19 Siti Nadia Tarmizi mengungkap dua kasus omicorn baru. Keduanya terdeteksi dari warga negara Indonesia berinisial berinisial IKWJ dan M. Menurut Nadia, mereka masing-masing melakukan perjalanan dari Amerika Serikat dan Inggris. (Tri/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/Muhamad Ibnu Chazar

YKMI: SK Menkes Belum Sepenuhnya Jalankan Putusan MA

👤Humaniora 🕔Senin 23 Mei 2022, 09:00 WIB
50 persen vaksin halal dan 50 persen vaksin haram, sangat tidak proporsional, karena mayoritas pengguna vaksin itu umat Islam yang...
Istimewa Kementan

UGM Digandeng Pemkab Pamekasan Kembangkan Peternakan Berbasis Pesantren

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 23 Mei 2022, 08:45 WIB
Sebagai upaya memajukan ekonomi dan mendidik santri terampil...
ANTARA/ARNAS PADDA

Kemenag dan Kemenkes Latih Petugas Haji Embarkasi Makassar

👤Humaniora 🕔Senin 23 Mei 2022, 08:15 WIB
Para calon jemaah haji embarkasi Makassar berasal dari 8 Provinsi di Indonesia Timur, yakni Sulsel, Sultra, Sulbar, Gorontalo, Maluku,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya