Kamis 09 Desember 2021, 10:05 WIB

Total Vaksin Covid-19 di Indonesia Lebih 400 Juta dengan 11 Merek

Muhamad Fauzi | Humaniora
Total Vaksin Covid-19 di Indonesia Lebih 400 Juta dengan 11 Merek

dok.Angkasa Pura
Kedatangan vaksin covid-19 ke 150 ke Indonesia sehingga total dosis vaksin covid mencapai 400 juta, Rabu malam (8/12)

 

INDONESIA kedatangan vaksin ke-150 berupa vaksin Covovax sebanyak empat juta dosis di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (8/12) malam. Kemudian, pada Rabu (8/12) pagi, juga telah datang vaksin Pfizer sebanyak 767.520 dosis yang merupakan kedatangan tahap ke-149. Vaksin Pfizer tersebut tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang dan akan langsung didistribusikan ke Dinas Kesehatan Jawa Tengah.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, mengatakan dengan kedatangan kemarin, total sudah 400 juta dosis lebih vaksin COVID-19 yang didatangkan, baik dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi. Hal tersebut menjadi bukti wujud keseriusan pemerintah untuk mengamankan stok vaksin guna kebutuhan program vaksinasi nasional.

"Pemerintah Indonesia sudah sejak awal, mendahului banyak negara lain, melakukan aktivitas yang diperlukan, baik melalui jalur bilateral dan multilateral, untuk mendapatkan vaksin COVID-19 demi melindungi rakyat Indonesia dari ancaman virus COVID-19," ujar Menkominfo  Johnny dalam keterangannya, Kamis (9/12)

Johnny pun memastikan, hingga saat ini, sudah 100 juta orang lebih yang telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Ketercukupan stok vaksin ini akan lebih optimal, lanjutnya, jika ditunjang dengan percepatan program vaksinasi. Di situlah sangat dibutuhkan dukungan dan peran serta masyarakat untuk menyegerakan diri divaksinasi.

Menkominfo mengungkapkan, berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat fenomena masyarakat yang menunda vaksinasi karena pilih-pilih merek, hal itu menyebabkan upaya percepatan vaksinasi menjadi terkendala. Saat ini ada 11 jenis vaksin COVID-19 yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).  

Untuk itu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak pilih-pilih merek vaksin, karena semua merek vaksin yang disediakan pemerintah sama aman dan berkhasiatnya.

"Banyaknya merek vaksin bukan diartikan bahwa masyarakat bisa memilih untuk disuntikkan dengan vaksin merek tertentu. Segerakan divaksinasi demi melindungi diri, keluarga, dan orang terdekat," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Johnny menyampaikan, pemerintah mengevaluasi dan terus memantau perkembangan varian Omicron yang telah terdeteksi di 45 negara. Sesuai anjuran WHO atau Badan Kesehatan Dunia, pemerintah juga akan segera melakukan genome sequencing, membatasi kegiatan masyarakat, dan menyegerakan pelaksanaan vaksin untuk masyarakat rentan. (RO/OL-13)

Baca Juga: Teknologi Buat Anak Muda Makin Dekat dengan Literasi

 

Baca Juga

Dok. Pahamify

Pahamify Pecahkan Rekor MURI untuk Peserta Try Out Daring UTBK Terbanyak 

👤Meediaindonesia.com 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 22:09 WIB
Pahamify memecahkan rekor atas pelaksanaan Try Out UTBK yang diikuti oleh 64.160 peserta se-Indonesia secara online pada 15 Januari 2022...
DOK MI

Anggota Kowani Dituntut Komitmen Bekerja Bagi Pemberdayaan Perempuan dan Anak

👤Widhoroso 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 21:53 WIB
Anggota Kowani dituntut untuk bekerja keras demi kepentingan perempuan dan...
DOK LLDikti Wilayah II

LLDikti Wilayah III Dorong PTM di Perguruan Tinggi DKI

👤Widhoroso 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 21:12 WIB
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III mendorong perguruan tinggi di Jakarta segera menggelar pembelajaran tatap...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya