Selasa 23 November 2021, 15:08 WIB

SehatQ Dukung Pemerintah Turunkan Harga Tes PCR

Eni Kartinah | Humaniora
SehatQ Dukung Pemerintah Turunkan Harga Tes PCR

Ist
SehatQ akan melakukan penyesuaian harga sesuai dengan anjuran pemerintah. 

 

KEUPTUSAN pemerintah untuk menurunkan harga tes PCR menjadi Rp275 untuk pulau Jawa dan Bali dan Rp300 ribu di luar Pulau Jawa-Bali mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk startup teknologi kesehatan, SehatQ.

Sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menurunkan batas tarif tertinggi tes reverse transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR). Salah satu alasan penurunan harga karena terjadi penurunan harga sejumlah komponen pemeriksaan PCR. 

Di awal masa pandemi Covid-19 harga tes PCR mencapai Rp1.000.000 kemudian diturunkan menjadi Rp550.000 beberapa waktu lalu. 

Menanggapi keputusan pemerintah terkait penurunan harga tes PCR tersebut, Head of Partnership SehatQ, Arie Senta menyatakan SehatQ mendukung penuh keputusan pemerintah menurunkan harga PCR yang semakin terjangkau oleh masyarakat luas. 

“Kami percaya pemerintah telah mempertimbangkan berbagai hal sebelum memutuskan untuk melakukan penurunan harga," kata Arie Senta pada keterangan pers, Selasa (23/11).

"Karena itu kami menyambut baik rencana pemerintah untuk menurunkan harga test PCR demi mendukung percepatan penanggulangan pandemi Covid-19, terutama dalam hal memperbanyak jumlah tes PCR untuk memperkuat mekanisme tracing and testing sesuai prosedur yang dikeluarkan oleh WHO,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arie menjelaskan saat ini harga test PCR di SehatQ sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah yakni berkisar antara Rp465.000 hingga Rp.495.000. Tentu saja hal ini juga sudah mempertimbangkan margin keuntungan yang sewajarnya. 

“Dengan adanya penetapan harga baru oleh pemerintah, SehatQ juga akan menyesuaikan harga dengan memperhitungkan margin yang wajar sehingga tetap dapat tetap melanjutkan dukungan kepada pemerintah dan masyarakat melalui penyelenggaraan tes PCR ini,” ungkap Arie. 

Penurunan harga test PCR oleh pemerintah ini pastinya akan berdampak pula pada penurunan harga test antigen. Saat ini, harga layanan swab tes antigen di SehatQ berkisar Rp60.000 hingga Rp99.000. Tentu saja, SehatQ akan melakukan penyesuaian harga sesuai dengan anjuran pemerintah. 

Arie menjamin bahwa SehatQ tidak akan mengambil keuntungan di dalam situasi pandemi terutama soal penetapan harga tes PCR dan tes antigen tersebut karena SehatQ lebih mengedepankan sisi sosial dan kemanusiaan. 

“Kami sadar bahwa kami adalah bagian dari masyarakat Indonesia yang sedang sama-sama berjuang untuk keluar dari tekanan pandemi ini. Untuk itu kami akan selalu mendukung kebijakan pemerintah,” imbuhnya.

Di sisi lain, angka penyebaran Covid-19 secara umum telah berkurang dibandingkan beberapa waktu lalu. Tentu saja hal ini juga berpengaruh terhadap penurunan jumlah masyarakat yang melakukan test PCR dan antigen. 

Arie mengakui adanya penurunan angka penjualan kedua test tersebut di SehatQ yang signifikan seiring dengan semakin turunnya angka penyebaran Covid-19 di Indonesia. 

“Memang ada penurunan drastis untuk tes PCR dan antigen hingga 80-90% setiap minggu jika dibanding dengan dengan periode bulan Juli. Namun, kami tetap bersyukur karena ini menandakan keberhasilan pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan penyebaran Covid-19,” ungkapnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok/Metro TV

Manfaat Satelit Satria untuk Kemajuan Bangsa

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Desember 2021, 09:09 WIB
Satelit SATRIA sudah memasuki tahapan konstruksi dan akan menjadi satelit terbesar di Tanah...
Pexels

Pilih Protein yang Tepat Agar Tetap Sehat Saat Liburan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 01 Desember 2021, 08:30 WIB
Protein sangatlah penting untuk penerapan gaya hidup sehat, karena protein merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan oleh...
Dok MI/ROMMY PUJIANTO

Ini Tiga Metode Terapi untuk Pasien Kanker Paru

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 01 Desember 2021, 08:00 WIB
"Bagi mereka yang di atas usia 55 tahun yang sering terpapar dengan faktor risiko tersebut, deteksi dini kanker paru dapat dilakukan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya