Jumat 05 November 2021, 10:10 WIB

Seni Ketoprak Sarana Membentuk Karakter Generasi Muda

Djoko Sardjono | Humaniora
Seni Ketoprak Sarana Membentuk Karakter Generasi Muda

MI/Djoko Sardjono
Para pelajar SMA saat tampil dalam festival Ketoprak di Klaten, Jawa Tengah.

 

PERAN seni ketoprak sebagai warisan budaya tak benda (intangible cultural heritage) memiliki kontribusi dalam pendidikan karakter generasi muda. Apalagi, seni tradisional ketoprak yang berkembang di tengah arus moderninasi itu sangat dekat dan menyatu dengan kehidupan masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Klaten Sri Mulyani yang diwakili Kepala Disparbudpora Sri Nugroho, Kamis (4/11) malam, pada diskusi kelompok terbatas (FGD) peran seni ketoprak dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter pelajar dan pembangunan masyarakat berkelanjutan menuju Klaten Kota Ketoprak.

Diprakarsai Omah Wayang PKBM Dewi Fortuna Klaten bekerja sama International Research for Intangible Cultural Heritage In The Asia Pasific Region (IRCI) UNESCO, FGD yang dipandu oleh Kristian Apriyanta diikuti para tokoh budayawan, akademisi, seniman ketoprak, pers, pengusaha, dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Baca Juga: Perkuat Ekosistem Kreatif Daerah, Kemenparekraf Gelar Workshop di Mataram

Menurut Sri Mulyani, pentas ketoprak dengan cerita atau lakon yang ditampilkan  menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa. Sehingga, seni ketoprak dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan karakter dan budi pekerti, serta tuntunan hidup masyarakat.

Bupati menyambut positif kegiatan FGD tentang peran seni ketoprak yang diprakarsai Omah Wayang PKBM Dewi Fortuna Klaten. Ini upaya strategis untuk mendorong pelajar dan generasi muda mau belajar, mengenal, dan mencintai seni budaya daerah, khususnya ketoprak.

"Melalui peran seni ketoprak, kami berharap dapat menguatkan komitmen kita bersama dalam membentuk pendidikan karakter pelajar dan generasi muda. Untuk itu, seni ketoprak harus dilestarikan dan dikembangkan guna mewujudkan Klaten Kota Ketoprak," pungkasnya. (OL-13)

 

Baca Juga

Antara/Mohamad Hamzah

Pengawasan Ketat Ternak Impor dan Karantina Hewan Cegah Meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:44 WIB
“Titik-titik pemeriksaan, pengawasan dan karantina untuk sapi impor perlu menjadi fokus pemerintah supaya PMK tidak semakin...
DOK Kemenko PMK

Pemerintah Maksimalkan Perlindungan Bagi Anak dan Penyandang Disabilitas yang Terdampak Pandemi

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:01 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, masa depan anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang kehilangan orang tua pada masa Pandemi...
Antara

14,3 Juta Lansia Rampung Divaksinasi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:38 WIB
Jumlah itu setara 66,44 persen dari target 21.553.118...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya