Kamis 04 November 2021, 17:00 WIB

Komnas KIPI: Vaksin Sinovac Aman Bagi Anak-anak, Jangan Ragu

Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora
 Komnas KIPI: Vaksin Sinovac Aman Bagi Anak-anak, Jangan Ragu

ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ketua Komnas PP-KIPI Hindra Irawan Satari

 

KETUA Komisi Nasional Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan PascaImunisasi (Komnas PP KIPl), Hinky Satari, mengimbau masyarakat tidak ragu untuk melakukan vaksinasi Covid-19 berupa vaksin Sinovac kepada anaknya yang berusia enam sampai 12 tahun.

"Yang mash ragu-ragu, belum paham, tolong berikan pengertian ini aman," kata dia,saat menjadi narasumber dalam webinar ANTARA Ngobrol Bareng episode "Day Lindung dan Keamanan Vaksir Anak Usia 6-11 Tahun," secara virtual zoom, Kamis (4/11)

Kekhawatiran yang melanda orang tua sebelum memberikan vaksin Sinovac merupakan hal yang wajar. Orangtua masih belum memahami dampak baik vaksin dalam meningkatkan sistem imunitas anak agar terhindar dari penularan virus Covid-19 sehingga mereka menjadi ragu.

Oleh karena itu, penting bagi semua pihak meningkatkan pemahaman tentang pemberian vaksinasi Covid-19 kepada anak. Dibutuhkan kerja sama sama antarmasyarakat untuk saling menyadarkan bahwa vaksinasi covid-19 untuk anak itu aman dilakukan.

"Telepon orang tua yang sudah mau vaksinasi anak dan tanya bagaimana keadaan anaknya setelah divaksin," saran dia

Baca juga: Kedatangan Vaksin Tahap 113, Pemerintah Ingatkan Prokes Nataru

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) telah resmi memberikan izin bagi penggunaan vaksin Sinovac untuk vaksinasi anak usia enam tahun sampai 11 tahun di Indonesia berdasarkan rujukan hasil penilaian keamanan dan kekebalan dari WHO yang ditimbulkan terhadap Covid-19, Senin (1/11).

"Badan POM menerima pendaftaran Sinovac dari produsennya. Mereka sudah meneliti dari umur tiga sampai 11 tahun dan ternyata aman. Namun, untuk tahapan ini baru diberikan pada anak usia mulai enam sampai 11 tahun," jelas dia.

Dari penelitian yang dilakukan it, lanjutnya, memang ditemukan beberapa gejala ringan dan sedang pada anak setelah vaksinasi, seperti nyeri pada bagian tubuh yang disuntik vaksin. Akan tetapi, hal itu mash tergolong wajar dan tidak menurunkan tingkat keamanannya.

Terkait daya lindung vaksin Sinovac pada anak, ia mengatakan untuk dosis rendah dalam fase satu adalah 100 persen dan 86,8 persen dari dosis menengah. Sementara di fase dua, tardapat dava lindung sebesar 93 sampai 98 persen untuk dosis rendah dan 98 hingga 100 persen untuk dosis menengah.

"Jadi kesimpulannya, vaksin Sinovac pada anak aman dan daya lindungnya tinggi," kata dia. (A-2)

Baca Juga

Dok. MUI

Halal Bihalal MUI, Merajut Ukhuwwah Untuk Bangun Ekonomi Umat

👤Mediaindonesia,com 🕔Rabu 18 Mei 2022, 00:04 WIB
Ketua panitia Halal bi Halal MUI, Cholil Nafis, atau yang akrab disapa Kyai Cholil, mengatakan kegiatan itu diselenggarakan dalam...
Antara

29,5 Juta Masyarakat Rentan dan Umum Telah Divaksinasi Booster

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Selasa 17 Mei 2022, 23:57 WIB
Sebanyak 4.283.646 lanjut usia telah terproteksi vaksin booster. Lalu 6.399.434 petugas publik dan 578.254 tenaga...
Antara

63,49% Anak Terproteksi Vaksin Covid-19 Dosis Lengkap

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Selasa 17 Mei 2022, 23:54 WIB
Pemerintah menargetkan 26.705.490 remaja usia 12 hingga 17 tahun menerima vaksin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya