Selasa 02 November 2021, 21:15 WIB

Kasus Menurun, Aktivitas Di Tempat Pemakaman Pasien Covid-19 Sepi

Depi Gunawan | Humaniora
Kasus Menurun, Aktivitas Di Tempat Pemakaman Pasien Covid-19 Sepi

ANTARA
Ilustrasi pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

 

SEIRING terus menurunnya jumlah kasus harian Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, tempat pemakaman khusus jenazah Covid-19 yang berada di Kampung Cioray, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat kini sudah sepi dari aktivitas.

Dalam dua bulan terakhir hanya dua warga Bandung Barat yang meninggal akibat Covid-19 dalam dua bulan terakhir. Bahkan selama beberapa pekan ini nihil kasus kematian.

Asisten Daerah II Sekretariat Daerah Bandung Barat, Maman Sulaeman mengatakan, meski kasus penularan Covid-19 mengalami penurunan akan tetapi masyarakat diingatkan untuk waspada terhadap gelombang ketiga penyebaran Covid-19.

"Sudah lama tidak ada korban meninggal akibat Covid-19 di Bandung Barat. Tempat pemakaman Covid-19 itu biar menjadi sejarah, kami tidak berharap tidak ada gelombang ketiga Covid-19, makanya perlu ditingkatkan kewaspadaan," kata Maman, Selasa (2/11).

Meski pandemi mereda, dia menyebutkan, lahan pemakaman di sana akan tetap digunakan untuk masyarakat umum. Maman mengakui, sebelum digunakan untuk korban Covid-19, dulunya lahan tersebut memang dimanfaatkan untuk pemakaman umum.

"Awalnya juga memang pemakaman umum, cuma kami minta sebagian dari pemakaman di sana buat korban Covid-19. Kan sempat banyak yang meninggal dalam waktu yang bersamaan, karena dulu itu pernah terjadi kelangkaan oksigen," bebernya.

Lebih jauh, Maman menerangkan, dari total 2 hektare lahan pemakaman di Cioray, setengahnya diperuntukkan buat pemakaman khusus jenazah Covid-19. Sejauh ini ada 52 jenazah Covid-19 yang dimakamkan di pemakaman tersebut.

"Sebenarnya ada ratusan orang di Bandung Barat yang meninggal akibat Covid-19, tapi kan ada kalangan masyarakat yang menerima korban Covid-19 dimakamkan di lingkungannya. Untuk yang tidak diterima di lingkungannya, baru dimakamkan di situ," lanjutnya.

Seiring percepatan vaksinasi Covid-19 yang diserukan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Maman menginginkan herd immunity bisa lebih cepat terbentuk. Dengan begitu, tak ada lagi korban meninggal akibat Covid-19.

"Kasus Covid-19 di Bandung Barat sudah landai, apalagi Pak Plt Bupati sudah menargetkan bahwa pada akhir November vaksinasi sudah 100 persen. Sekarang sudah di 67 persen, saya kira di akhir November nanti bisa tercapai," jelasnya.

Jika vaksinasi Covid-19 telah membentuk herd immunity, Maman berharap, pemakaman Covid-19  hanya akan jadi sejarah karena tak ada lagi korban meninggal. "Biar jadi sejarah, bahwa pernah ada pandemi Covid-19 yang membuat korban jadi dimakamkan si situ," tandasnya. (OL-15)

Baca Juga

ANTARA/Muhammad Adimaja

Olahraga Bantu Anak Tahan Lama Belajar

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 20 Januari 2022, 12:16 WIB
"Penelitian menunjukkan, dengan olahraga, fokus belajar menjadi lebih baik, stamina jadi lebih bagus sehingga anak betah berlama-lama...
Dok UPH

Profesor Baru di Lingkungan LLDikti Wilayah III: Inspirasi dan Pencerah untuk Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 20 Januari 2022, 11:49 WIB
Guru Besar merupakan jabatan akademik tertinggi dalam dunia pendidikan tinggi yang diberikan oleh pemerintah kepada dosen yang sudah...
Dok Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sumatera Utara (USU).

Mahasiswa Bangun Sinergi Wujudkan Visi Indonesia Emas Jokowi

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 20 Januari 2022, 11:39 WIB
Perlu adanya peran aktif dari generasi muda terutama mahasiswa untuk merealisasikan visi besar Presiden Jokowi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya