Senin 25 Oktober 2021, 12:21 WIB

Survei KIC: Baru 28% Konsumen Memahami Produk Hijau

mediaindonesia.com | Humaniora
Survei KIC: Baru 28% Konsumen Memahami Produk Hijau

DOK KIC

 

EKONOMI hijau menjadi tren yang berkembang secara global. Namun, pengetahuan konsumen mengenai produk hijau masih minim.

Expert Panel Katadata Insight Center (KIC), Mulya Amri mengatakan, berdasarkan hasil survei Katadata Insight Center (KIC), diketahui baru 28% konsumen yang betul-betul memahami produk berkelanjutan.

"Kebanyakan pemahaman mereka tentang produk berkelanjutan adalah produk yang bisa dipakai berulang-ulang untuk jangka waktu yang lama. Meski itu bagian dari produk berkelanjutan, tapi belum merupakan definisi yang lengkap tentang produk berkelanjutan," kata Mulya dalam talkshow daring dengan tema 'The Rise of Indonesia Green Consumer', Jumat (22/10/2021).

Survei dilakukan pada 30 Juli sampai 1 Agustus 2021 dengan jumlah responden sebanyak 3.631 orang dari seluruh Indonesia. Sekitar 68% dari responden tersebut berdomisili di Pulau Jawa dengan komposisi berimbang antara laki-laki dan perempuan.

Mulya menambahkan, karakteristik responden untuk survei produk hijau ini, sebanyak 47% merupakan generasi milenial dengan rentang usia 24-39 tahun, dan 36% generasi Z dengan rentang usia 17-23 tahun. "Jadi kalau kita total lebih 80% yang milenial dan gen Z," ujarnya.

Dari segi pendidikan, responden dalam survei ini adalah 57% SMA dan 22% Sarjana.

Untuk sisi kelas ekonomi, responden dikalsifikasikan menjadi a,b,c,d, dan e. Kelas ekonomi paling tinggi pada kelompok a dengan%tase 19%. Sedangkan kelompok c,d,dan e total%tasenya 68%.  

Mulya menjelaskan, dari segi kecenderungan dalam membeli produk, responden banyak melihat review untuk mengetahui informasi produk berkelanjutan, kemudian mempertimbangkan kualitas, dan terakhir terkait harga.

"Ada responden yang bersedia membayar dengan harga lebih tinggi. Jadi sudah ada pemahaman juga di kalangan responden bahwa kadang untuk mendapatkan produk berkelanjutan, dalam artian ketika mereka ada ingin berkontribusi untuk menjaga lingkungan, ada responden yang bersedia membayar harga lebih tinggi kalau dia bisa diyakinkan bahwa produknya lebih berkelanjutan," tuturnya.

Sustainable Packaging Manager Nestle Indonesia, Faiza Anindita mengapresiasi hasil survei yang dilakukan KIC. Berdasarkan hasil survei tersebut, yaitu konsumen dengan kelompok ekonomi c,d, dan e sebesar 68% menjelaskan jika kelompok tersebut sudah memahami produk hijau atau berkelanjutan.

"Ini menarik sekali dan menyenangkan. 50% lebih itu mengatakan its oke membayar lebih yang penting ini mengusung keberlanjutan, belum lagi milenial ternyata porsinya juga banyak. Karena kenapa? milenial ini banyak sekali yang orang kuliahan, tapi juga orang tua baru. Orang tua yang mereka punya kesadaran untuk memilih produk berkelanjutan dan berarti mereka bisa menularkan ke anak-anak mereka nantinya tumbuh kebiasaan baru atau habit baru yang kita berharap ke depannya generasi berikutnya lebih sadar akan lingkungan, keberlanjutan," kata Faiza.

Menurutnya, hasil survei juga memantapkan langkah Nestle dengan target net zero yang pada Desember 2020, Nestle secara  global mengumumkan berambisi mencapai net zero di tahun 2050.

"Nestle mulai memberi produk ke masyarakat yang tidak hanya saja healthy, sehat atau lezat, tapi produk yang mengusung keberlanjutan lingkungan. Keberlanjutan itu luas, ini perlu dipahami bersama. Jadi we are so happy, realy happy knowing bahwa berarti kami di jalan yang benar, di jalan yang sama dengan yang konsumen harapkan," ujarnya.

Ia menjelaskan, keberlanjutan sudah dilakukan Nestle selama bertahun-tahun. Nestle di dunia sudah  mencapai 155 tahun, sedangkan di Indoensia sudah mencapai 50 tahun. Selama perjalanan panjang tersebut, Nestle mengusung pendekatan berkelanjutan.

"Kami sadar betul sejak lama bahwa apa yang kami lakukan saat ini tidak boleh habis saat ini. Apa yang kami lakukan saat ini justru disimpan untuk masa depannya. Apa pun yang kami lakukan harus memikirkan masa depannya itu seperti apa," kata dia. (RO/OL-10)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Haris Pertama Kembali Terpilih Menjadi Ketua Umum KNPI

👤Selamat Saragih 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 23:30 WIB
Kongres DPP KNPI menghasilkan Haris Pertama menjadi Formatur/Ketua Umum kembali untuk periode...
MI/M, Irfan

Rasio Kesembuhan Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 97,3 Persen

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 22:15 WIB
Sehingga angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,8 juta orang sembuh atau tepatnya 5.892.126 orang...
Dok.MOM

Merayakan Hidup dan Semangat Para Ibu di MomFest 2022 #CelebratingMOM5

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 21:58 WIB
MomFest #CelebratingMoM5 dihadiri lebih dari 300 peserta secara offline dan online serta dimeriahkan oleh figur publik dan para ahli di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya