Jumat 22 Oktober 2021, 22:25 WIB

Menteri Agama: Perpres 82/2021 Kado Indah Buat Santri

Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora
Menteri Agama: Perpres 82/2021 Kado Indah Buat Santri

Antara
Peringatan Hari Santri di Jepara, Jawa Tengah.

 

UNTUK kedua kalinya, Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober diperingati masih dalam suasana pandemi covid-19. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pun mengapresiasi kemampuan pesantren dalam menghadapi wabah Covid-19.

"Kita patut mengapresiasi pengalaman beberapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan atas dampak pandemi covid 19 ini," tegas Menag Yaqut dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat (22/10).

"Ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren juga memiliki kemampuan untuk menghadapi pandemi Covid-19 di tengah berbagai keterbatasan fasilitas yang dimilikinya," sambungnya.

Menag menilai, pesantren memiliki modal utama dalam menghadapi tantangan, yaitu tradisi dan sikap kehati-hatian, yang selama ini diajarkan oleh para kiai kepada santri-santrinya.

"Keteladanan para kiai berkontribusi untuk mendorong para santri bersedia ikut vaksin yang saat ini sedang diprogramkan oleh pemerintah," tuturnya.

Menag mengajak para santri dan seluruh elemen masyarakat untuk mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, kiai, santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama. Hari Santri tidak terlepas dari perjuangan mereka yang pada 22 Oktober 1945 menerbitkan Resolusi Jihad di bawah komando Hadratusy-Syaikh Hasyim Asy'ari.

"Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 Nopember 1945 yang kita diperingati sebagai Hari Pahlawan. Sejak ditetapkan pada tahun 2015, setiap tahun umat muslim Indonesia rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri," ujar Menag.

"Semoga arwah para pahlawan bangsa, mereka yang gugur sebagau kusuma bangsa, ditempatkan pada tempat yang terbaik di sisi Allah subhanahu wa ta'ala. Amin," harap Menag.

Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan pada Peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini, pesantren kembali mendapatkan 'kado indah' dari Presiden Joko Widodo. Kado itu adalah Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

Perpres ini secara khusus mengatur tentang dana abadi pesantren yang dialokasikan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan pesantren.

Dua tahun sebelumnya, yaitu jelang peringatan Hari Santri 2019, kaum santri juga mendapatkan 'kado istimewa' berupa pengesahan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

"UU Pesantren maupun Perpres Pendanaan Pesantren, merupakan bentuk rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi negara terhadap pesantren. Ke depan, pesantren diharapkan terus mengembangkan fungsi pendidikan, fungsi dakwah dan juga fungsi pemberdayaan masyarakat" tegasnya.

"Selamat Hari Santri 2021. Santri Siaga Jiwa Raga," tandasnya. (H-2)

Baca Juga

Antara/Umarul Faruq

Kepesertaan JKN-KIS Capai 83 Persen di Tengan Pandemi Covid-19 

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 09 Desember 2021, 17:47 WIB
Ali Ghufron Mukti mengatakan, kunci terpenting dalam mewujudkan UHC adalah komitmen pemerintah untuk melindungi seluruh penduduknya melalui...
Antara/Muhamamd Bagus Khirunnas

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, ASN Diimbau Tidak Bepergian Selama Periode Nataru

👤M. Iqbal AL Machmudi 🕔Kamis 09 Desember 2021, 17:13 WIB
"Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas terutama menjelang saat libur natal Hal ini dilakukan demi mencegah...
Dok. Pribadi

Akses Sanitasi Layak dan Air Bersih Terus Diupayakan Wujudkan Masyarakat Tangguh

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Desember 2021, 16:28 WIB
Adanya pandemi Covid-19 juga semakin menunjukkan pentingnya sanitasi, kebersihan dan akses yang memadai ke air bersih untuk mencegah dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya