Rabu 20 Oktober 2021, 14:05 WIB

Raja Ampat dan Merangin Diusulkan jadi Unesco Global Geopark

M Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Raja Ampat dan Merangin Diusulkan jadi Unesco Global Geopark

Antara
Puncak Piaynemo Island, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

 

INDONESIA berencana mengusulkan geopark Raja Ampat di Papua Barat dan Geopark Merangin di Jambi sebagai Unesco Global Geopark (UGGp). Saat ini, tim Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) masih menunggu kelengkapan berkas dari pengelola dua geopark tersebut.

"Kami telah mengingatkan Geopark Raja Ampat dan Geopark Merangin untuk melengkapi dossier (data) pengusulan Unesco Global Geopark selambat-lambatnya pada pertengahan November 2021," ungkap Plt Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) Anang Ristanto kepada Media Indonesia, Rabu (20/10).

Pasalnya, kata Anang, data tersebut masih harus ditelaah dan diverifikasi seluruh kebenaran dan kesesuaian datanya sebelum dikirim kepada Sekretariat UGGp di Paris, Prancis.

"Telaah tersebut akan dilakukan secara bersama-sama dengan Kemenkomarves, Kemen-ESDM, dan Bappenas serta seluruh focal point," kata Anang.

Ia menyatakan, KNIU siap mengawal proses pengiriman dossier tersebut dan mengomunikasikan segala informasi terbaru apabila terdapat catatan atau pesan dari Sekretariat UGGp.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengembangan Taman Bumi (Geopark), geopark adalah sebuah wilayah geografi tunggal atau gabungan yang memiliki situs warisan geologi (geosite) dan bentang alam yang bernilai, terkait aspek warisan geologi (geoheritage), keragaman geologi (geodiversity), keanekaragaman hayati (biodiversity), dan keragaman budaya (cultural diversity).

Geopark harus dikelola untuk keperluan konservasi, edukasi, dan pembangunan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan dengan keterlibatan aktif dari masyarakat dan pemerintah daerah, sehingga dapat digunakan untuk menumbuhkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap bumi dan lingkungan sekitarnya.

 Sebelumnya ada empat wilayah di Indonesia yang telah ditetapkan sebagai Unesco Global Geopark, yakni Batur pada 2012; Gunung Sewu pada 2015; Rinjani dan Ciletuh di Sukabumi pada 2018.

Kaldera Danau Toba kemudian menjadi geopark kelima di Indonesia yang masuk jaringan Unesco Global Geopark, sesuai keputusan dalam sidang di Paris pada Juli 2020. Pada April 2021 Geopark Belitong di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi Unesco Global Geopark ke-6 di Indonesia. (H-2)

 

Baca Juga

Dok Kemendikbud-Ristek

Akhir Perjalanan Panjang RS Harapan Depok

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 25 Mei 2022, 07:20 WIB
Bangunan RS Harapan Depok awalnya merupakan gedung pemerintahan kolonial yakni Kantor Dewan Kotapraja Depok atau Kantoor van Het...
Dok. Kemenko PMK

Mitigasi Bencana, Menko PMK Lakukan Penanaman 10 Juta Pohon Mangrove di 34 Provinsi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:37 WIB
Adapun aksi penanaman mangrove pada GPDRR 2022 merupakan momentum dukungan PBB terhadap komitmen Indonesia dalam pengurangan risiko bencana...
Dok. Kemenparekraf

Perkuat Kampanye Sadar Wisata, Kemenparekraf Gelar Training of Trainer untuk Desa Wisata

👤Meediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:22 WIB
Perubahan tren di kenormalan baru pariwisata bergeser dari pariwisata berbasis kuantitas ke pariwisata berbasis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya