Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKA penanganan masalah gizi buruk termasuk stunting menunjukkan kemajuan meski mengalami tantangan selama masa pandemi COVID-19. Berbagai program terus digencarkan untuk mencapai visi Indonesia 2024 dan target SGDs untuk menghapus semua masalah gizi buruk khususnya stunting.
Dalam mencapai target penumpasan stunting, seluruh elemen baik pemerintah maupun non pemerintah harus saling berkolaborasi. Pengambil kebijakan, akademisi, polisi, pebisnis dan organisasi juga harus masif ikut menyuarakan isu penumpasan permasalah stunting.
Kegiatan webinar ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan “Action Against Stunting Day” yang dilaksanakan secara global termasuk di tiga negara (India, Indonesia, Senegal) sebagai bagian dari Studi Action Against Stunting Hub (AASH) yang didanai oleh UK Research and Innovation Global Challenges Research Fund (UKRI-GCRF).
“Action Against Stunting Day bertujuan untuk menguatkan kembali komitmen dan aksi mencapai penurunan stunting secara global, mempromosikan dialog dan advokasi mengenai SDGs, mengidentifikasi prioritas dan visi bersama untuk penurunan stunting, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dengan menyatukan berbagai aktor dan generasi,” ujar Prof. Dr. Muchtaruddin Mansyur, direktur SEAMEO RECFON, dalam sambutannya, yang dikutip Minggu (10/10).
Letjen TNI (Purn) Doni Monardo, Kepala BNPB dan juga Satgas Covid-19 pada 2020-2021 yang kini membinaYayasan Kita Jaga Alam menyampaikan bahwa perlu digalakkan pangan lokal dan pangan hewani untuk pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas di Indonesia. "Dengan aktif menginisiasi kerjasama berbagai pemangku kepentingan yang merupakan pendekatan pentahelix, diharapkan nantinya dapat membantu percepatan pelaksanaan program percepatan penurunan stunting terlebih di tengah kondisi pandemi dan paska pandemi COVID-19," jelasnya.
Peneliti senior SEAMEO RECFON dan Country Lead AASH Indonesia, Umi Fahmida menyampaikan bahwa AASH adalah studi inter-disiplin yang dilaksanakan di tiga negara (India, Indonesia, Senegal) dan Lombok Timur menjadi lokasi di Indonesia. AASH bertujuan untuk mempelajari tipologi faktor-faktor yang membentuk jalur menuju stunting (stunting typology) dengan pendekatan anak secara utuh (whole child approach) termasuk komponen fisik (gizi, epigenetik, kesehatan saluran cerna), lingkungan pengasuhan, pendidikan dan pangan. Dari studi ini diharapkan akan dihasilkan alat pendukung kebijakan (decision support tool) nasional dan lokal yang relevan dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting.
Diyah Puspitarini Ketua Umum Nasyiatul Aisyiyah mengatakan bahwa masyarakat sipil merupakan salah satu pemeran penting dalan percepatan pengurangan stunting. Dia mengklaim bahwa Lazismu ikut berperan dalam menangani stunting di Indonesia. "Kontribusi program Lazismu sebagai salah satu program pencegahan stunting bertajuk Peningkatan Kemampuan Gizi Seimbang Seluruh Indonesia di 34 Provinsi dan 462 Kabupaten/Kota," jelasnya.
Kondisi pandemi COVID-19 diperkirakan akan meningkatkan jumlah anak stunting di dunia. Oleh karenanya pencegahan dan penurunan stunting memerlukan penanganan interdisiplin serta keterlibatan berbagai pihak. “Selaras dengan konvergensi stunting yang melibatkan multi-sektor, tim peneliti dari berbagai disiplin ilmu, elemen pemerintah, non-pemerintah dan masyarakat semuanya mempunyai peran dalam melawan stunting. Itulah semangat yang ingin dikuatkan dalam peringatan Action Against Stunting Day ini”, pungkas Dr. Umi. (OL-13)
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
Data menunjukkan bahwa 20%–30% anak di Indonesia terdeteksi mengalami cacingan secara global.
Ahli kesehatan Ray Wagiu Basrowi menegaskan perbaikan nutrisi dan sistem pencernaan anak krusial demi capai target stunting 14,2% di 2029.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
Filantropi berperan penting memperkuat UMK dan ekonomi rakyat lewat pendanaan, pendampingan, dan kolaborasi demi pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Corporate Forum for Community Development (CFCD) menggelar Penganugerahan Indonesia CSR Award (ICA) ke-12 dan Indonesia SDGs Award (ISDA) ke-10 Tahun 2025.
UMJ mewisuda 1.558 lulusan pada Periode II Tahun 2025, menegaskan komitmen pendidikan inklusif, riset berbasis SDGs, dan kesiapan menghadapi transformasi digital.
Melalui penghargaan ini, komitmen Sido Muncul dalam memperkuat praktik pembangunan berkelanjutan di lingkungan perusahaan semakin tidak bisa terbantahkan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved