Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (BTNKT) kembali melakukan transplantasi 13.200 bibit terumbu karang di laut Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah pada 2021.
"Transplantasi karang adalah kegiatan rutin kami setiap tahun dalam rangka menjaga dan memperbaiki ekosistem laut," kata Kepala BTNKT Bustang saat dihubungi dari Palu, Sulteng, Rabu (6/10).
Menurut dia, memperbaiki dan menjaga ekosistem laut adalah tanggung jawab serta wajib dilaksanakan pihaknya dengan menggandeng warga setempat sebagai kader konservasi.
Penanaman bibit terumbu karang, BTNKT menyasar enam spot dari tiga titik pengelolaan taman nasional yang dinilai perlu dilakukan peremajaan dalam kurun waktu tiga bulan atau di mulai sejak Juni-Agustus 2021. "Empat spot sasaran rata-rata jumlah transplantasi 2.160 bibit karang serta dua spot lainnya sebanyak 2.280 bibit karang dan semuanya berhasil," ucap Bustang.
Lebih lanjut dijelaskannya, kegiatan transplantasi karang di kawasan konservasi Kepulauan Togean berlangsung sejak 2017 lalu, baik dilaksanakan sendiri oleh BTNKT maupun kerja sama pihak lain dengan jumlah yang tercatat hingga tahun ini sebanyak 86.260 karang yang mencakup areal seluas 4.154 hektare.
Kepulauan Togean, selain menjadi kawasan konservasi, juga ditetapkan sebagai salah satu cagar biosfer di Indonesia oleh UNESCO, sehingga upaya pelestarian terus digenjot dengan harapan kawasan lindung dapat dimanfaatkan sebagai laboratorium pengkajian ilmu pengetahuan.
Kawasan konservasi laut di Togean, BTNKT mencatat kurang lebih 60 persen karang mengalami kerusakan, 40 persen di antaranya rusak berat dan 20 persen lainnya rusak ringan. "Pemicu terjadinya kerusakan ini diakibatkan dua faktor, yakni faktor alam dan ulah tangan manusia yang melakukan kegiatan tangkap menggunakan alat dilarang pemerintah, salah satunya bom ikan," ungkap Bustang.
Secara garis besar, katanya, wilayah yang masuk dalam teritorial konservasi di bawah kewenangan BTNKT seluas 365.241 hektare mencakup darat dan laut.
"Kami sudah memiliki kebun bibit karang. Oleh karena itu, untuk transplantasi berikutnya tidak perlu mengambil bibit dari habitatnya," katanya. (Ant/OL-12)
Berikut hewan-hewan yang memiliki umur panjang. Sebagian besar hewan itu memiliki kemampuan untuk menunda atau bahkan menghentikan proses penuaan.
Terumbu karang buatan yang ditempatkan di perairan Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, telah ditumbuhi karang alami dan dihuni berbagai jenis biota laut.
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Banyuwangi melakukan aksi konservasi terumbu karang sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan
Kapal itu tenggelam setelah menabrak karang sekitar 1 mil laut dari pelabuhan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Setelah dua tahun dilarang ekspor, sejak Januari 2020 budidaya karang hias diekspor ke luar negeri dengan hasil cukup bagus. Budidaya karang hias jadi peluang perekonomian baru.
Studi terbaru mengungkap terumbu karang bertindak sebagai "konduktor" yang mengatur ritme harian mikroba laut, melampaui perubahan musiman.
PHE WMO melakukan konservasi terumbu karang melalui metode transplantasi karang menggunakan kubah beton berongga, yang merupakan modul pertama di Indonesia dan telah mendapatkan Hak Cipta.
Peneliti Universitas Queensland memperingatkan Great Barrier Reef akan mengalami penurunan terumbu karang yang cepat sebelum 2050 akibat pemanasan global.
Terumbu karang memiliki fungsi penting bagi keseimbangan ekosistem laut. Upaya PT IMIP dan CTC menjadi aksi nyata mendukung konservasi Pulau Sombori.
Laporan ilmiah terbaru menyebut Bumi telah mencapai titik kritis pertama dalam krisis iklim, yakni kematian massal terumbu karang.
Terumbu karang menopang seperempat kehidupan laut dan bernilai miliaran dolar bagi manusia. Jika hilang, dampaknya akan dirasakan secara global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved