Senin 20 September 2021, 14:50 WIB

Satgas Covid-19: Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Wajib Gunakan PeduliLindungi

Humaniora | Humaniora
Satgas Covid-19: Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Wajib Gunakan PeduliLindungi

ANTARA/FIKRI YUSUF
Petugas menempelkan stiker QR Code di kawasan wisata Pantai Legian, Badung, Bali, Sabtu (18/9/2021).

 

SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mewajibkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk pelaku perjalanan dalam negeri menggantikan persyaratan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Ketentuan tersebut tertuang dalam addendum Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2021 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi covid-19.

"Maksud addendum surat edaran ini adalah untuk mencabut ketentuan untuk melampirkan STRP dan menambahkan ketentuan bagi setiap pelaku perjalanan dalam negeri serta semua operator moda transportasi menggunakan aplikasi PeduliLindungi," kata Ketua Satgas Penanganan covid-19 Letjen Ganip Warsito dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (20/9)

Baca juga: Jumlah Hotspot Kalbar Meningkat, KLHK Lakukan Teknologi Modifikasi Cuaca

Ganip Warsito mengatakan tujuan addendum tersebut untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi covid-19 dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi guna memeriksa hasil test RT-PCR atau swab antingen yang hasilnya menunjukkan negatif dan sudah melakukan vaksinasi.

Sesuai keputusan hasil rapat koordinasi terbatas tingkat menteri pada Selasa (31/8), kata Ganip, diperlukan penyesuaian mekanisme pengendalian terhadap perjalanan orang dalam negeri dalam rangka menindaklanjuti perkembangan situasi penanganan covid-19.

Penyesuaian yang dimaksud Ganip terkait dengan pelaku perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, dan kereta api dalam satu wilayah/kawasan aglomerasi perkotaan dikecualikan dari persyaratan menunjukkan STRP atau surat tugas dan/atau surat keterangan perjalanan Iainnya.

Dalam addendum tersebut juga ditambahkan beberapa ketentuan, di antaranya setiap pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri, kata Ganip.

"Setiap operator moda transportasi diwajibkan menggunakan PeduliLindungi untuk memeriksa hasil test RT-PCR atau swab antingen yang hasilnya menunjukkan negatif dan sudah melakukan vaksinasi dosis pertama atau dosis lengkap bagi setiap pelaku perjalanan dalam negeri sewaktu melakukan check-in," katanya.

Ganip menambahkan addendum tersebut berlaku sejak Sabtu (7/9) sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terakhir di lapangan ataupun hasil evaluasi dari kementerian/lembaga terkait. (Ant/H-3)

Baca Juga

Ist

Sambut Hari Pangan Sedunia, Dua Perusahaan Sumbang Susu Cair untuk Anak-anak

👤Eni Kartinah 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 15:43 WIB
Donasi 100 ribu kotak susu cair akan diberikan kepada anak-anak yang membutuhkan di 17 daerah di seluruh...
DOK Kemendikbudristek

PTM Terbatas Opsi Bijaksana Di Masa Pandemi

👤Widhoroso 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 15:31 WIB
PEMERINTAH daerah yang saat ini berada di level 1, 2, dan 3 Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diharapkan segera melaksanakan...
Ist

Pengguna Kendaraan yang Datang ke SBPU Diajak Terapkan Prokes

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 15:25 WIB
Misi penarapan prokes sejalan dengan komitmen Pertamina Retail untuk mengajak masyarakat akan pentingnya kesehatan dan membantu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Risma Marah dan Gaya Kepemimpinan Lokal

ika melihat cara Risma marah di Gorontalo, hal itu tidak terlalu pas dengan norma, etika, dan kebiasaan di masyarakat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya