Kamis 16 September 2021, 15:46 WIB

Ketua Satgas Covid-19 Janji Fasilitasi Warga yang Sulit Akses PeduliLindungi

Mediaindonesia.com | Humaniora
Ketua Satgas Covid-19 Janji Fasilitasi Warga yang Sulit Akses PeduliLindungi

Antara/Aprillio Akbar.
Pengunjung memindai kode batang (QR Code) melalui aplikasi PeduliLindungi di Pintu Gerbang Utama Timur, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta.

 

KETUA Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito mengatakan masyarakat yang tidak dapat mengakses layanan PeduliLindungi akan difasilitasi. Pasalnya tidak semua warga memiliki gadget atau gawai untuk mengunduh aplikasi itu.

"Memang untuk sementara yang bisa mengakses (PeduliLindungi) ialah yang memiliki gadget, tetapi ke depan kami juga akan memfasilitasi bagi yang tidak memiliki smartphone," kata Ganip saat mendampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin meninjau vaksinasi covid-19 di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten, Kamis (16/9). Masyarakat yang tidak dapat mengakses aplikasi PeduliLindungi secara daring, kata Ganip, tetap mendapatkan bukti fisik apabila telah menerima vaksinasi covid-19.

"Sudah diberikan juga bukti secara fisik, yaitu surat keterangan melakukan vaksinasi. Bahkan sudah ada QR code-nya di situ. Kemudian, kalau yang sudah lengkap dua kali dosis, mendapatkan kartu vaksinasi," katanya pula. Bukti fisik tersebut nanti juga dapat digunakan masyarakat untuk melakukan kegiatan di berbagai ruang publik.

Ganip menjelaskan penggunaan aplikasi PeduliLindungi saat ini bertujuan mencegah terjadinya lonjakan kasus aktif covid-19, sehingga pergerakan masyarakat di fasilitas publik dapat dipantau. "Terkait dengan penggunaannya (PeduliLindungi) ini memang untuk mencegah jangan sampai terjadi lonjakan yang demikian tinggi, seperti kemarin. Aplikasi ini digunakan sebagai alat untuk membuka beberapa fasilitas publik," katanya.

Masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi covid-19 secara otomatis sudah terdata di aplikasi PeduliLindungi yang seharusnya dapat diakses secara daring. "Semua yang sudah mendapat vaksinasi, baik dosis pertama maupun kedua, sudah bisa sebenarnya, sudah terakses di dalam PeduliLindungi," katanya pula. 

Baca juga: Ketua Satgas Covid-19 Tinjau Kegiatan PTM dan Vaksinasi di Banten

Aplikasi PeduliLindungi dapat pula melacak masyarakat yang sudah melakukan tes polymerase chain reaction (PCR), karena berbagai laboratorium sudah terkoneksi New All Record (NAR). "Aplikasi ini produk anak bangsa. Aplikasi ini sebagai backbone untuk kita bisa mengetahui warga kita yang sudah melaksanakan vaksinasi," ujar Ganip. (Ant/OL-14)

Baca Juga

Ist

Dari Hasil Penelitian, Ada Perbedaan Nilai Perorangan dan Budaya Bangsa

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:18 WIB
Rektor Universitas Pancasila Prof. Dr. Edie Toet Hendratno mengtaakan hal ini mengindikasikan adanya ketidakselarasan antara...
MI/ Abdillah M Marzuqi

BPJPH Pantau Ekosistem Industri Halal

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:00 WIB
BPJPH berupaya meningkatkan layanan jaminan produk halal dengan upaya proaktif, kreatif, dan...
DOK Sinar Mas Land.

BBQ 2021: Ratusan Anak Berlomba Membaca Al-Qur'an secara Virtual

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 18:35 WIB
Dalam penyelenggaraannya, Sinar Mas Land melalui YMSML bekerja sama dengan Yayasan Mama Papa mengajak para peserta membaca Al-Qur'an...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya